.
"Ada 60 pusat yang ada di Unand. Tahun ini kita akan memberikan grant untuk pusat. Tapi tentu pusat yang mengusulkan apa activity yang akan mereka lakukan," ungkapnya.
Efa menekankan poin lainnya pada transformasi research excellence ini adalah untuk mendorong jurnal terbitan Unand terindeksasi internasional. "Hari ini sudah ada dua jurnal yang mendapatkan indeks scopus. Kita ingin lebih karena cukup banyak jurnal di Unand. Inilah jurnal-jurnal yang potensial untuk indeks internasional," ujarnya.
Transformasi itu, kata Rektor, sudah mulai dirasakan. Di bawah leadership Ketua LPPM, dosen serta tenaga kependidikan, jumlah penelitian dan pengabdian yang didanai Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristek tahun ini meningkat.
"Unand menempati peringkat ketiga untuk penelitian dan peringkat keempat untuk pengabdian lingkup PTNBH dalam Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Tahun Anggaran 2024," ucapnya.
Dimana, sebanyak 245 proposal penelitian dinyatakan layak dan akan didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristek. Sedangkan untuk program pengabdian kepada masyarakat, 16 proposal dinyatakan layak untuk didanai.(*)


Komentar