Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Sarana Perikanan di Padangpariaman

Metro- 02-07-2024 16:25
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan restocking ikan di Masjid Raya Batas Renville Nagari Sintuak, Padangpariaman, Selasa (2/7/2024). IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan restocking ikan di Masjid Raya Batas Renville Nagari Sintuak, Padangpariaman, Selasa (2/7/2024). IST

Padangpariaman, Arunala.com—Kabupaten Padangpariaman memiliki sumber daya perikanan dan kelautan yang melimpah dengan panjang garis pantai sepanjang 60,5 km. Guna mendukung pembangunan perikanan dan kelautan, Pemprov Sumbar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar memberikan bantuan sarana perikanan untuk para nelayan di Kabupaten Padangpariaman.

Bantuan sarana perikanan itu diserahkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di Masjid Raya Batas Renville Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (2/7/2024). Turut mendampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp dan Sekkab Padangpariaman Rudy Repenaldi Rilis, Bersamaan dengan itu, Gubernur juga menyaksikan restocking ikan.

Ada pun bantuan yang diberikan berupa sarana perikanan tangkap berupa Asuransi BPJS Ketenagakerjaan 300 nelayan, gilnet 10 unit, mesin long tail 13 PK 12 unit.

Sarana pengolahan berupa pelatihan pengolahan ikan 30 orang. Sarana Budidaya berupa induk gurami 250 ekor, pakan 600 kg, benih gurami 20.000 ekor, pakan 1.840 kg, benih nila 10.000 ekor dan pakan 1.700 kg. Dan Sarana Penyelamatan Ikan berupa bantuan ikan restocking (garing) 16.000 ekor dimana dua paket masing-masing 8.000 ekor.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen Pemprov Sumbar untuk peningkatan kualitas hidup para nelayan dalam rangka pengentasan kemiskinan di masyarakat pesisir,” kata Mahyeldi.

Ia menuturkan berbagai bantuan ini diberikan untuk mendorong peningkatan produktivitas para nelayan dan pelaku usaha perikanan.“Kami berharap produktivitas para nelayan dapat meningkat, agar tingkat kesejahteraan juga ikut terangkat, terutama untuk nelayan tradisional,” ujarnya.

Sementara tujuan dari pengikutsertaan nelayan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, menurut Gubernur adalah untuk membantu mereka bilamana terjadi kecelakaan kerja, sehingga ada santunan yang dapat diterima. Diharapkan, dengan adanya itu akan memberikan ketenangan bagi para nelayan dan keluarga saat mereka beraktivitasnext

Komentar