PT SPRE Masuk BEI, Motivasi UMKM Sumbar Naik Kelas

Ekonomi- 04-07-2024 07:16
Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Rahmat Saleh. (dok : istimewa)
Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Rahmat Saleh. (dok : istimewa)

Padang, Arunala.com - Masuknya PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) dalam go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi angin segar bagi masa depan perusahaan dan UMKM di Sumbar

Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Rahmat Saleh, mendorong langkah SPRE ini sebagai motivasi bagi para pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kelas, bahkan juga bisa melantai di bursa saham.

"Tentu ini harus menjadi motivasi bagi perusahaan lain, maupun UMKM di Sumbar, bahwa bisa dari daerah untuk maju ke bursa efek indonesia, untuk membesarkan perusahaan," ujar Rahmat di Padang, Rabu malam (3/7/2024).

Sebagai perusahaan asal Sumbar pertama yang melantai di BEI, pencapaian Soraya patut diapresiasi.

"Pertama, kita mendengar berita IPO (SPRE) ini, pastinya merasa bangga ya, ada perusahaan dari daerah, bisa masuk usahanya atau melantai di bursa saham Indonesia atau BEI," ungkap Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menekankan peran penting pemerintah daerah dalam mendukung UMKM untuk naik kelas.

"Mulai dari mempermudah permodalan, kemudian memanfaatkan semua lembaga yang ada, agar usaha mikro maju ke menengah, dari menengah ke skala besar, yang nanti ujung-ujungnya bisa IPO seperti Soraya hari ini," harapnya.

Dukungan dari masyarakat juga tak kalah penting. Rahmat mengajak masyarakat untuk membeli saham, produk, dan mempromosikan produk lokal Soraya.

"Sehingga kita saling menguatkan diantara produk-produk lokal," tutupnya.

PT SPRE resmi melantai di BEI pada Rabu (3/7/2024), menjadi emiten ke-26 yang listing di tahun 2024. Produsen sprei merek Soraya ini membuka perdagangan perdananya dengan harga Rp 128 per saham, menguat 2,4 persen dari harga IPO Rp125 per saham. (*)

Komentar