Usung Keberlanjutan dan Kebaruan, Direksi Bank Nagari Bidik Pasar Perantau dan UMKM

Ekonomi- 05-07-2024 19:24
Komisaris dan Direksi Bank Nagari saat Silaturahmi dengan Media di Aula Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Jumat (5/7/2024). IST
Komisaris dan Direksi Bank Nagari saat Silaturahmi dengan Media di Aula Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Jumat (5/7/2024). IST

Padang, Arunala.com--Direksi Bank Nagari mengusung keberlanjutan dan kebaruan selama memimpin bank kebanggaan Sumatera Barat ini empat tahun ke depan. Program yang sudah bagus tetap dilanjutkan dan dinamika perbankan terkini akan dilakukan pembaruan. Sehingga membuat ide besar Bank Nagari itu laju bersama digitalisasi bisa diwujudkan.

"Hal-hal yang baik dan prestasi akan terus kita pertahankan dan lanjutkan. Yang perlu kita optimalkan akan dituntaskan pada tahun ini," kata Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra saat Silaturahmi Direksi Periode 2024-2028 dengan Media di Aula Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Jumat (5/7/2024).

Turut hadir Komisaris Bank Nagari Manar Fuadi dan Edrizanof, Direktur Keuangan Roni Edrian, Direktur Operasional Zilfa Efrizon dan Direktur Kepatuhan Sukardi.

Pembaruan dilakukan di Bank Nagari, sebut Gusti, setiap bulan mengadakan wirid pada hari Jumat minggu pertama. "Dan wirid itu dilakukan secara online dan diikuti 34 kantor cabang dan lebih kurang 100 kantor cabang pembantu di seluruh Indonesia. Tidak hanya di Sumbar, Bank Nagari berada di Pekanbaru, Jakarta dan Bandung," ucapnya.

Gusti menekankan direksi memimpikan beberapa tahun ke depan Bank Nagari hadir di setiap provinsi di Indonesia. "Setahu kami, perantau Minang berada di seluruh pulau di Indonesia. Jadi selagi ada perantau Minang, Bank Nagari akan mendapatkan benefit," ungkapnya.

Salah satu program ke depan, sebut Gusti, bagaimana menjemput potensi-potensi dana yang ada di perantau tersebut. "Karena loan deposit ratio perbankan di Sumbar dari dulunya di atas 130 persen. Artinya untuk membiayai UMKM di Sumbar, lebih kurang 30-40 persen dananya harus dicari keluar. Dan itu memang sesuai dengan profil ekonomi Sumbar," tuturnya.

Oleh karena itu, tutur Gusti, Bank Nagari ingin mengurangi ketergantungan sumber dana itu dari institusi-institusi besar. "Posisi bergaining kita berada di bawah karena mereka menentukan. Salah satu solusinya adalah bagaimana kita bersilaturahmi, bagaimana kita memberikan pelayanan, bagaimana kita mengimbau para perantau untuk mempercayai Bank Nagari sebagai tempat menyimpan dananya sehingga dana itu masuk ke Sumbar," ungkapnyanext

Komentar