Bank Nagari Deteksi Enam Rekening Terafiliasi Transaksi Judi Online

Ekonomi- 07-07-2024 15:41
Kantor Pusat Bank Nagari No 21 Kota Padang. IST
Kantor Pusat Bank Nagari No 21 Kota Padang. IST

Padang, Arunala.com--PT Bank Nagari mendeteksi enam rekening yang diduga terafiliasi dengan transaksi judi online (judol). Semua rekening tersebut telah dilaporkan Bank Nagari kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Kemarin PPATK menginventarisir ada beberapa rekening di Bank Nagari yang terafiliasi dengan transaksi judi online. Dan itu telah kami laporkan. Dari laporan yang kami sampaikan ada enam rekening," kata Direktur Kepatuhan Bank Nagari Sukardi saat Silaturahmi Direksi Periode 2024-2028 dengan Media di Aula Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Jumat (5/7/2024).

Turut hadir Komisaris Bank Nagari Manar Fuadi dan Edrizanof, Direktur Keuangan Roni Edrian, Direktur Operasional Zilfa Efrizon dan Direktur Kepatuhan Sukardi.

Sukardi mengatakan berdasar penelusuran Bank Nagari, pada Juni rekening tersebut sudah saldo nol. "Sebelumnya memang betul banyak transaksinya. Namun pada posisi Juni 2024 saldo sudah nol," sebutnya.

Ia mengatakan pihaknya sudah menyampaikan soal judi online ini kepada seluruh kantor cabang Bank Nagari. Karena judi online itu lebih parah dari narkoba.

Makanya, ia juga mengajak media untuk ikut aktif menginformasikan dampak judi online. “Kami berharap kolaborasi dengan kawan-kawan media dan semua pihak dalam memberantas judi online tersebut," harapnya.

Tak hanya kepada nasabah, kata Sukardi, pihaknya juga menekankan kepada seluruh karyawan agar jangan pernah terlibat judi online. "Sewaktu saya masih di audit, sudah pernah ada ditemukan satu orang. Dan itu diberhentikan. Karena dampaknya luar biasa. Kami, soal judi online ini memang tegas sekali,” kata Sukardi.

Ditambahkan Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, PPATK terus intens berkomunikasi dengan Bank Nagari. Baik sarana teknologi maupun assessment.
"Tak hanya soal judi online, tetapi juga termasuk rekening-rekening yang terkait dengan pemilu," ucapnya.

Semuanya, sebut Gusti Candra, sudah didukung dengan teknologi yang canggih dan standar operasional prosedur terukur. "Dan biasanya perbankan tunduk dengan PPATK tersebut," tuturnya.

Gusti berharap mudah-mudahan di Bank Nagari tidak banyak yang terdeteksi (judi online)."Untuk itu, mari bersama-sama mensyiarkan bahwa tidak ada faedahnya judi online ini. Karena dapat merusak mental dan harta," imbaunya.(*)

Komentar