Painan, Arunala.com---Kerja sama Bank Nagari dengan Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Barat (Sumbar) terus berlanjut ke tingkat daerah atau Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah. Minggu (14/7/2024), telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Bank Nagari Painan dengan PD Muhammadiyah Pesisir Selatan.
Kerja sama dalam hal pengelolaan keuangan itu dilangsungkan di Masjid Akbar Baiturrahman Painan. Turut dihadiri Pemimpin Capem Bank Nagari Pasar Baru Marvi Sesri mewakili Pemimpin Cabang Bank Nagari Painan, Ketua PD Muhammadiyah Pessel Aprisal dan jajaran pengurus, Pimpinan Daerah Aisyiyah dan jajaran, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Pessel.
Pemimpin Bank Nagari Cabang Painan Helfiyanrika secara terpisah menyampaikan kesiapan Bank Nagari Painan memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh warga Muhammadiyah Pesisir Selatan. Pasalnya, secara teknologi Bank Nagari saat ini telah bertransformasi, dan tidak kalah dengan bank nasional. Bank Nagari telah memiliki kanal digitalisasi yang komplet.
"Kami yakin Bank Nagari bisa menjawab kebutuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan dalam pengelolaan keuangan serta memaksimalkan digitalisasi," tuturnya.
Helfiyanrika mengatakan Bank Nagari juga akan memberikan pendampingan dan konsultasi keuangan. "Ini untuk memastikan pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Ia menekankan dengan telah ditandatangani kerjasama ini, maka kolaborasi antara Bank Nagari dengan Muhammadiyah diharapkan bisa maksimal dalam hal memajukan perekonomian syariah di Pesisir Selatan.
"Kami percaya bahwa dengan dukungan penuh dari Bank Nagari, Muhammadiyah dapat menjalankan misi mereka dengan lebih baik, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Pesisir Selatan,” pungkas Helfiyanrika.
Ketua PD Muhammadiyah Pesisir Selatan Aprisal mengatakan selain merupakan tindak lanjut dari instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat, kerja sama ini juga akan membuka peluang bagi warga Muhammadiyah memanfaatkan jasa perbankan, khususnya pada Unit Usaha Syariah Bank Nagari.
"Warga Muhammadiyah berkewajiban ikut membesarkan Bank Nagari. Bila bank itu berkembang, maka manfaatnya juga akan dirasakan masyarakat dan warga Muhammadiyah," tukasnya. (*)


Komentar