>
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi yang bermanfaat serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stroke. Mari bersama-sama kita bangun semangat untuk menjadi lebih kuat dari stroke, dengan kekuatan fisik dan emosional yang tercermin dalam aktivitas olahraga," ajak dokter spesialis Fetomaternal ini.
Sementara itu, Ketua Departemen Neurologi Prof Dr dr Yuliarni Syafitra SpN (K) mengatakan pencegahan stroke jauh lebih baik dari pada pengobatan. "Latihan fisik atau berolahraga dengan rutin itu ternyata dapat menurunkan kecemasan dan depresi. Selain itu, juga dapat meningkatkan fungsi kognitif, meningkatkan performa kerja. Dan pada orang tua sangat penting untuk menurunkan risiko jatuh dan cedera, dan juga merupakan terapi efektif pada beberapa penyakit kronis terutama pada pasien lanjut usia,” tukasnya.(*)


Komentar