.
Selain juga mengakomodir ruang untuk penyesuaian program prioritas kepala daerah terpilih pada Pilkada Serentak 2024.
Ia menambahkan, APBD Tahun 2025 merupakan starting point pelaksanaan RPJPD Tahun 2025-2045 yang penyusunannya bersifat imperatif.
Hampir semua target indikator kinerja utama pembangunan daerah ditentukan langsung oleh Pemerintah Pusat. Oleh sebab itu, harus jelas pula dukungan pemerintah pusat, baik dalam bentuk program maupun anggaran untuk pencapaian target RPJPD tersebut.
Sementara itu, Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldi mengatakan untuk meningkatkan pendapatan daerah pada APBD 2025 akan dilakukan berbagai upaya.
Diantaranya mengoptimalkan penerimaan pajak dengan berbagai cara, termasuk memanfaatkan teknologi digital dan meningkatkan koordinasi sinergitas dengan pemerintah kabupaten kota.
"Selain itu juga akan dilakukan pemanfaatan aset berupa aset tanah, gedung atau bangunan yang dikelola pemerintah provinsi yang bisa disewakan kepada pihak ketiga," ujar Audi. (*)


Komentar