KI Minta Gubernur Jelaskan Secara Terbuka

Metro-11 hit 02-09-2021 15:48
Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Adrian Tuswandi. (Dok : Istimewa)
Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Adrian Tuswandi. (Dok : Istimewa)

Penulis: MN. Putra

Padang, Arunala -- Polemik surat minta sumbangan yang bertanda tangan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah terus diperbincangan di kalangan publik. Meski terkait surat itu sudah dalam penyidikan aparat penegak hukum, namun berbagai tanggapan masih bergulir apalagi di ranah media sosial dan viral.

Makin menghangatnya perihal surat sumbangan itu, Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Adrian Tuswandi, ikut angkat bicara. Menurutnya, polemik itu akan bisa mereda bila Gubernur Mahyeldi menjelaskan secara terbuka ke publik.

Karena dari amatan komisioner KI dua periode ini, selama ini yang mengklarifikasi pemberitaan yang ada, hanyalah dari pihak-pihak yang tidak berkompeten secara kedinasan.

Baca Juga

"Pak gubernur jangan lari dari kejaran Pers untuk sesuatu yang sudah viral. Jelaskan secara terbuka ke publik, sehingga publik bisa paham duduk perkaranya," ujar Adrian kepada media di Padang, Kamis (2/9).

Sebagai politisi yang paripurna, lanjut Adrian, pasti paham dimana Pers itu berada dalam kancah pergulatan isu kemarin, hari ini dan kedepan.

"Buya Mahyeldi tinggal menggelar pers conference dengan seluruh media cetak, online, elektornik lokal dan nasional, sampaikan saja apa adanya. Jangan mengintervensi judul dan lead, dan soal dugaan hukum, Pak Mahyeldi cukup sampaikan menghormati proses hukum," ujar Adrian lagi.

"Kondisi hiruk pikuk Sumbar kekinian tidak bisa dipadamkan dengan meng-cut Pers tentang isu itu, atau memakai statemen pihak lain. Hari ini, informasi fakta dan terbuka itu publik maunya dari Buya Mahyeldi sendiri," tegas Adrian.

Komentar