Polresta Padang Dalami Kasus Perampokan Bos Gas Elpiji

Metro- 25-10-2021 18:57
Suasana rumah pengusaha gas di Kuranji setelah aksi perampokan terjadi, Minggu pagi (23/10). (Dok : Istimewa)
Suasana rumah pengusaha gas di Kuranji setelah aksi perampokan terjadi, Minggu pagi (23/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Can

Padang, Arunala - Kepolisian Resor kota (Polresta) Padang terus mendalami kasus pembunuhan yang terjadi pada pengusaha gas elpiji di Kelok Belimbing, Kecamatan Kuranji Minggu (24/10).

Kini pihak kepolisian memeriksa sejumlah saksi, termasuk Asisten Rumah Tangga (ART) dan satpam rumah korban. Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda kepada media di Padang, Senin (25/10).

"Sampai kini, kami masih memeriksa saksi-saksi secara mendalam, termasuk Satpam dan pembantu rumah korban. Keduanya masih berstatus terperiksa," kata Rico Fernanda.

Baca Juga

Rico juga membantah tentang pesan singkat yang banyak beredar di sejumlah grup WhatsApp yang menyebutkan adanya keterlibatan satpam dan pembantu dibalik aksi perampokan berujung maut itu.

"Sekali lagi disampaikan, baik satpam maupun pembantu di rumah korban masih berstatus terperiksa," tukas Rico Fernanda lagi.

Sebelumnya seperti yang diketahui, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (13/10), sementara mayat baru ditemukan pada Minggu (14/10) pagi.

Komentar