Labor Ilmu Politik Unand Adakan Sekolah Kepemimpinan Masa Depan

Metro- 31-10-2021 18:17
Dosen Fisip Unand, Aidinil Zetra berikan paparan secara zoom metting saat pelaksanaan Sekolah Kepemimpinan Masa Depan yang diadakan Jurusan Ilmu Politik Unand, Sabtu (30/10). (Dok : Istimewa)
Dosen Fisip Unand, Aidinil Zetra berikan paparan secara zoom metting saat pelaksanaan Sekolah Kepemimpinan Masa Depan yang diadakan Jurusan Ilmu Politik Unand, Sabtu (30/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Laboratorium Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand) Padang, mengadakan Sekolah Kepemimpinan Masa Depan secara nasional melalui zoom metting, Sabtu (30/10) kemarin.

Pelaksanaan Sekolah Kepemimpinan Masa Depan sebagai upaya Unand menjawab kebutuhan masyarakat akan pemimpin yang ideal.

Ketua Jurusan Ilmu Politik Unand, Indah Adi Putri yang membuka progam ini menyampaikan, program Sekolah Kepemimpinan Masa Depan merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh Laboratorium Ilmu Politik Unand untuk mengembangkan atmosfer akademik di Jurusan tersebut.

"Hal tersebut tak terlepas dari visi dan misi jurusan yang turut menyentuh seluruh aspek kehidupan sosial politik yang ada di tengah-tengah masyarakat," kata Indah didampingi kepala Laboratorium Ilmu Politik Unand Muhammad Fajri.

Indah juga menyampaikan penyelenggaraan Sekolah Kepemimpinan Masa Depan yang pertama kali oleh pihaknya itu secara nasional meraih antusiasme peserta dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, birokrat, akademisi, hingga profesional.

"Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi pemicu berikutnya sebagai pengembangan pemikiran serta wawasan kebangsaan kepemimpinan kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang sangat besar ini," sebut Indah.

Dia menambahkan, sekolah yang diselenggarakan secara virtual ini bersifat kontinu dengan dua pertemuan berikutnya yang dijadwalkan pada 13 dan 27 November 2021.

"Program ini memiliki tagline "Mempersiapkan Pemimpin Muda Masa Depan" yang diupayakan melalui pembekalan oleh sosok handal dan ahli di bidangnya," Indah menyebutkan.

Tak hanya itu, dia melanjutkan, program ini disertai dengan sesi tanya jawab sehingga menciptakan ruang diskusi dua arah antara peserta dan pemateri.

Sedangkan, Laboratorium Ilmu Politik Unand Muhammad Fajri menjelaskan program ini lahir karena dibutuhkannya perhatian atas aspek kepemimpinan seiring dengan tantangan dan perubahan zaman.

Fajri menjelaskan, Laboratorium Ilmu Politik Unand akan menghadirkan politisi, akademisi, dan praktisi sebagai pemandu pembentukkan calon pemimpin masa depan yang diadakan melalui program tersebut.

"Semoga kegiatan ini dapat memberi ilmu dan pengetahuan yang berguna untuk tempat Bapak/Ibu bekerja," sambung Fajri.

Sementara Shadiq Pasadigoe saat memaparkan materinya dalam kegiatan itu menjelaskan, krisis kepemimpinan yang ada di pemerintahan saat ini.

Ia menjelaskan Laboratorium Ilmu Politik Unand hadir dengan segala keresahan mengenai banyaknya tokoh pemimpin yang terjerat berbagai kasus.

"Maka dari itu, kepemimpinan harus mengedepankan etika dalam proses birokrasi kedepannya," jelas Shadiq.

Adapun paparan Aidinil Zetra menyebutkan, dalam kepemimpinan politik dan birokrasi ke depan cara-cara pemimpin yang bersikap layaknya bos sudah harus ditinggalkan.

Menurutnya, jika pemimpin tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman maka pemimpin tersebut tidak akan menjadi pemimpin yang populer.

"Ia tidak akan bisa diterima khalayak, kemudian kepemimpinannya pasti akan mengalami kegagalan," jelas Aidinil.

Komentar