Padangpariaman, Arunala.com - Pihak Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bersama Kick Andi Foundation kembali kembali membantu sejumlah warga difabel yang ada di sejumlah kabupaten kota di Sumbar.
Bantuan yang terdiri dari kaki palsu, kacamata gratis dan buku braile diserahkan secara simbolis kepada penerima bantuan oleh GM API BIM, Dony Subardono bersama Ali Sadikin dari pihak Kick Andy Foundation, bersama Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat Hidayat di selasar terminal bandara, Jumat (23/1/2026).
Dony Subardono menyebut, bantuan yang diserahkan itu bentuk kepedulian pihak API BIM dan juga P
program inisiatif InJourney Ramah Difabel yang dijalankan secara berkelanjutan.
"Melalui program ini, kami menyalurkan bantuan kaki palsu, kacamata baca, serta buku Braille bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah wujud komitmen BIM dalam menghadirkan bandara yang inklusif dan peduli," ujar Dony.
Dia menerangkan, ada beberapa bentuk bantuan yang diserahkan bagi masyarakat sekitar bandara dan kabupaten kota di Sumbar.
Pertama, sebut Dony, bantuan berupa kacamata bagi sejumlah anak SD di beberapa tempat di Sumbar, seperti SDN 21 Batang Anai sebanyak 34 siswa. Lalu SDN 31 Pasir Kandang sebanyak 39 siswa.
Kemudian untuk SDN 28 Padang Sarai yang awalnya ada 173 siswa diperiksa namun ada 56 siswa yang benar-benar membutuhkan kacamata. Selanjutnya SDN 24 Batang Anai dari 139 siswa yang diperiksa matanya, terdapat 37 siswa membutuhkan kacamata, terakhir SDN 06 Pasir Kandang dari 84 siswa yang matanya diperiksa ada 31 siswa membutuhkan kacamata.
"Jadi total kacamata yang kami berikan pada para anak SD itu sebanyak 197 siswa," ujar Dony.
Ia menambahkan, selain itu, bantuan kaki palsu yang ikut diserahkan terdapat di lima daerah yakni Kota Padang untuk 12 orang, Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman sebanyak 5 orang.
Selanjutnya untuk Kabupaten Tanahdatar sebanyak 8 orang, Kabupaten Pasaman 10 orang dan Kabupaten Agam 7 orang, sehingga totalnya 42 buah kaki palsunext


Komentar