.
Adapun bantuan buku braile, Dony menyebut, diserahkan untuk 52 orang penyandang tuna netra yang ada beberapa tempat di Sumbar, diantaranha SLB Autis Wacana Asih untuk tujuh siswa dan panti asuhan beberapa di Sumbar untuk 45 orang.
"Jadi total bantuan buku braile yang kami serahkan bersama Kick Andy Foundation kali ini totalnya untuk 52 orang," beber Dony.
Dony menambahkan, program TJSL BIM juga mencakup kepedulian lingkungan melalui penyaluran 3.000 batang pohon yang ditanam di berbagai wilayah.
Di antaranya Padangpariaman, Kota Payakumbuh, Sumpur Kudus Selatan, Kabupaten Agam (Kan Lasi Canduang), Tapian Puti Lubuk Alung, dan Bandar,
Sementara itu, perwakilan Kick Andy Founding, Ali Sadikin, mengatakan, program InJourney Ramah Difabel telah berjalan secara konsisten dari tahun ke tahun.
"Alhamdulillah, ini sudah memasuki tahun keenam kami bersama InJourney menjalankan program Ramah Difabel. Program ini terus kami jalankan setiap tahun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Di sisi lain, Syamsul (60), salah satu warga Difabel yang menerima kaki palsu dari API BIM ini mengaku bersyukur adanya bantuan kaki palsu yang diterimanya pada Jumat itu.
Ia menceritakan, kakinya terpaksa di amputasi karena kecelakaan kerja di salah satu tambang di bangka belitung.
"Kejadiannya tahun 2014 lalu, kaki saya ditimpa batu besar saat menambang di areal penambangan nikel itu, akibatnya kaki saya luka parah dan harus diamputasi," ujarnya mengenang kejadian itu. (tqa)


Komentar