Padang, Arunala.com - Pembuatan drainase di RW 05 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang jadi program prioritas dalam pelaksanaan pokir Anggota DPRD Kota Padang, Fautiaz Fauzi di tahun 2026 ini.
Pasalnya, saat dirinya melakukan kunjungan di kawasan itu, Jumat sore (23/1/2026), memang melihat kondisi drainase di tempat itu memang harus perbaiki atau dibenahi agar berfungsi dengan baik.
"Setelah mendengarkan paparan dari Ketua RW 05, Syofyan, saya menilai pembuatan drainase di kawasan ini memang patut diprioritaskan atau urgen, dan akan saya tampung aspirasi ini," ungkap Fautiaz saat tatap muka dengan masyarakat RW 05 di Musala Nurul Ikhlas, Dadok Tunggul Hitam.
Dirinya juga mengetahui bahwa usulan pembuatan drainase untuk kawasan RW 05 ini juga diusulkan dalam rakorbang di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.
"Jadi drainase itu menjadi poin penting bagi saya untuk dialokasikan pembangunannya disamping aspirasi- aspirasi lainnya yang diusulkan masyarakat RW 05 Dadok Tunggul Hitam ini," pungkas Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi NasDem ini.
Sebelumnya, Ketua RW 05 Dadok Tunggul Hitam, Syofyan menyampaikan pada Fautiaz bahwa di RW yang dipimpin memang sudah ada drainase, namun itu dibangun oleh masing-masing pemilik rumah.
Akibat dibangun sendiri-sendiri, jelas Syofyan, kondisinya memprihatinkan dan bentuk drainasenya tidak merata.
Ada yang membuatnya cukup dalam dan ada yang tidak. Begitu juga lebar dan tingginya ada yang sempit dan ada yang lebar, sehingga banyak yang sudah tersumbat.
"Ketika hari hujan banyak air dari drainase yang ada sekarang sering melimpah ke jalan dan menggenangi pemukiman warga di RW 05 yang dihuni lebih kurang 1.700 jiwa," kata Syofyan.
Ia melanjutkan, dengan kehadiran Anggota DPRD Kota Padang Fautiaz Fauzi ke RW 05 ini, dirinya minta persoalan drainase ini bisa diperbaiki.
Selain perbaikan drainase, ada juga aspirasi lain yang dikemukan warga setempat kepada Fautiaz diantaranya menyangkut bantuan untuk kelanjutan pembangunan plafon MDTA dan pelebaran bangunan WC di Musala Nurul Ikhlas.
Kemudian usulan pembuatan lemari untuk mungkenah di musala tersebut, pembuatan tabir untuk penyelenggara jenazah, kursi hingga pengadaan sound system. (tqa)


Komentar