Lagi, Tabrakan Beruntun Terjadi di Sumbar, Tiga Korban Tewas

Metro- 29-01-2026 06:53
Ilustrasu tabrakan truk beruntun. IST
Ilustrasu tabrakan truk beruntun. IST

Agam, Arunala.com - Kecelakaan beruntun yang memakan korban jiwa kembali terjadi di Sumbar. Kali ini kejadiannya di Jalan umum Lubuk Basung, tepatnya dekat Pandam, Jorong Pasar Durian, Kenagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Agam.

Kecelakaan beruntun yang terjadi Rabu (28/1/2026) malam itu melibatkan empat kendaraan.

Dalam insiden ini mengakibatkan tiga orang meninggal dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Kasat PJR Ditlantas Polda Sumbar, AKBP Andis Anshori, menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.40 WIB, dimana saat sebuah truk tronton Mitsubishi BA 8097 TU yang dikemudikan YHP terpaksa berhenti dan parkir di tepi kiri jalan akibat mengalami bocor ban.

Dalam kondisi tersebut, dari arah Simpang Gudang menuju Tiku, datang truk Colt Diesel Mitsubishi BA 8783 TL yang dikemudikan Bujang, membawa dua penumpang yakni Darusni dan Suardi. Kendaraan ini kemudian menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang parkir.

Tak berselang lama, dari arah yang sama datang truk Colt Diesel Mitsubishi bermuatan elpiji BA 8024 LU yang dikemudikan D, membawa penumpang HM, dan kembali menabrak bagian belakang truk Colt Diesel BA 8783 TL.

Rangkaian tabrakan berlanjut ketika sebuah minibus Isuzu Panther BA 1848 T yang dikemudikan FPS ikut menghantam bagian belakang truk yang bawa elpiji tersebut.

Akibat kecelakaan beruntun itu, para korban mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RSUD Lubuk Basung.

Namun, tiga orang dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis, yakni Bujang (pengemudi truk Colt Diesel BA 8783 TL), serta dua penumpangnya Darusni dan Suardi. Sementara D dan HM mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis.

AKBP Andis Anshori menambahkan, keempat kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp100 juta.

Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadiannext

Komentar