Menteri PU Dody Hanggodo Tandai Dimulainya Pengeboran Sumur RSUP Dr. M. Djamil

Metro- 30-01-2026 16:32
Menteri PU Dody Hanggodo bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Plh. Dirut RSUP Dr. M. Djamil Dr.dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K) saat dimulainya proyek pengeboran sumur dalam, Jumat (30/1/2026). IST
Menteri PU Dody Hanggodo bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Plh. Dirut RSUP Dr. M. Djamil Dr.dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K) saat dimulainya proyek pengeboran sumur dalam, Jumat (30/1/2026). IST

.

Tak hanya fokus pada pengeboran, Kementerian PU juga merespons positif usulan mengenai modernisasi infrastruktur pendukung, seperti pengadaan pompa bertenaga surya (solar cell) dan pembangunan reservoar tambahan.

Menteri PU memastikan seluruh sarana tersebut akan dibangun secara bertahap namun pasti. Prioritas utama saat ini adalah penuntasan sumur, yang secara simultan akan diikuti dengan penyiapan tangki penampungan serta instalasi pipa menuju saluran utama rumah sakit.

Standar kualitas air juga menjadi poin yang tidak ditawar. Sebelum dialirkan ke unit-unit layanan, air dari kedalaman 120 meter tersebut akan melewati serangkaian uji laboratorium untuk menjamin mutunya setara atau bahkan melampaui standar air PDAM. Setelah dinyatakan memenuhi kriteria medis, barulah air akan didistribusikan menuju reservoar untuk mendukung kebutuhan vital, mulai dari ruang operasi yang steril hingga unit hemodialisa yang sangat bergantung pada kemurnian air.

Menanggapi kepastian proyek ini, Plh. Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, menyampaikan apresiasi mendalam atas atensi cepat dari pemerintah pusat dan DPR RI. Ia menekankan bahwa air merupakan urat nadi operasional yang sangat spesifik bagi rumah sakit.

"Kebutuhan air bersih di M. Djamil bukan sekadar untuk keperluan sanitasi biasa, melainkan menjadi syarat mutlak dalam tindakan cuci darah, sterilisasi alat medis, dan keberlangsungan tindakan bedah. Kehadiran sumur dalam ini pun diyakini akan memberikan rasa tenang bagi pihak manajemen dalam memberikan jaminan keamanan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Bestari.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proyek ini hingga tuntas dan berfungsi optimal. Menurut Andre, sebagai fasilitas kesehatan rujukan tertinggi di wilayahnya, RSUP Dr. M. Djamil harus memiliki infrastruktur yang andal dan mandiri, terutama dalam menghadapi situasi darurat.

"Kolaborasi antara DPR RI, Kementerian PU, dan Kementerian Kesehatan akan terus diperkuat guna memastikan tidak ada lagi pelayanan kesehatan yang terganggu oleh kendala teknis dasar di masa depan," sebutnya.(*)

Komentar