Kota Padang Salah Satu Pilot Project Pendataan Bansos Digital Nasional

Metro- 12-02-2026 08:08
Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Padang, Teddy Antonius sedang paparkan aktivitas aplikasi Bansos Digital pada warga di Kecamatan Lubeg, Rabu (11/2/2026). (dok : arunala.com)
Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Padang, Teddy Antonius sedang paparkan aktivitas aplikasi Bansos Digital pada warga di Kecamatan Lubeg, Rabu (11/2/2026). (dok : arunala.com)

.

Dia melanjutkan, bagi masyarakat yang merasa miskin dan mendaftar sendiri ada dua aplikasi yang disediakan oleh Kemensos.

Untuk aplikasi berwarna Biru, disediakan bagi masyarakat yang daftar sendiri dengan memasukan data yang ada dalam Identitas Kependudukan Digital (IKD).

"Maka dari itu, saya minta bantuan pak Camat Lubeg dan juga para Lurah se Kecamatan Lubeg untuk memberitahukan kepada warganya soal pentingnya IKD untuk daftarkan masyarakat yang tergolong miskin," pinta Teddy.

Ia melanjutkan, untuk aktivasi melalui aplikasi pendaftaran Bansos berwarna Kuning, diperuntukkan bagi warga yang tidak punya Hp Android atau mereka yang gagap teknologi karena sudah berusia lanjut.

Proses pendaftarannya, sambung Teddy, nantinya akan dibantu oleh agen yang dibentuk oleh Dinsos masing-masing kabupaten kota.

Jadi untuk diketahui, pendataan untuk Bansos bagi masyarakat tidak lagi dilakukan secara manual, namun sudah berubah ke digitalisasi.

"Dengan adanya data terpadu ini, maka pendataan masyarakat miskin akan terfilter karena menggunakan banyak sumber datanya," pungkas Teddy.

Sementara itu, Camat Lubeg Nofiandi Amir mengakui, persoalan di masyarakat banyak terbentuk pada masalah kependudukan (Adminduk), misalnya menyangkut data DTSEN, lalu ada data Desil yang berubah sendiri dan lainnya.

"Dengan adanya aplikasi Digitalisasi Bansos ini, maka yang menentukan kita dapat atau tidak dapat Bansos kita sendiri," kata Camat yang akrab disapa Andi Amir ini.

Dia mengatakan, data yang keluar dari Bansos Digital itu adalah data mix (penyaringan dari berbagai sumber data, red) yang basis datanya NIK.

"Jadi bagi warga yang ingin daftar untuk dapat Bansos tidak perlu lagi ke kantor Lurah, cukup gunakan aplikasi Bansos Digital ini atau juga daftar melalui agen yang dibentuk Dinsos," ujar Andi Amir. (tqa)

Komentar