Bahas 10 Program Priotitas, Kemenag RI FGD bersama 12 Kedutaan Besar Negara Sahabat

Metro- 14-02-2026 10:17
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad bersama 12 kedutaan besar negara sahabat di Jakarta, Jumat (13/2/2026). IST
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad bersama 12 kedutaan besar negara sahabat di Jakarta, Jumat (13/2/2026). IST

Jakarta, Arunala.com - Sebanyak 12 kedutaan besar negara sahabat di Indonesia menghadiri pertemuan yang diadakan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diadakan di Jakarta, Jumat (13/2/2026) itu membahas penjajakan kerja sama strategis Penguatan Kemitraan Internasional.

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad, mengatakan, kolaborasi lintas negara penting untuk memperkuat diplomasi keagamaan.

"Ada sepuluh area potensial kerja sama strategis di bidang keagamaan, sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama," kata Abu Rokhmad.

Ia sangat berharap forum focus group discussion ini mendapatkan insight dan masukan dari negara-negara sahabat.

"Masukan yang diharapkan mulai dari layanan keagamaan, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran, hingga kerja sama di bidang zakat dan wakaf," katanya.

Abu berharap, sinergi tersebut dapat memberikan manfaat timbal balik bagi Indonesia dan negara mitra.

Ia menilai, kesempatan ini sangat baik untuk mendiskusikan secara jernih potensi kerja sama yang akan kita lakukan pada tahun-tahun mendatang.

"Semoga diskusi ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat kita tindak lanjuti bersama," katanya.

Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Lubenah, dalam laporannya menyampaikan, FGD ini menjadi forum koordinasi antara Kemenag, Kemenlu dan perwakilan negara sahabat.

Melalui FGD ini, untuk menjajaki serta memperkuat peluang kerja sama internasional di bidang keagamaan.

"Diplomasi keagamaan dipandang tidak hanya sebagai sarana syiar, tapi juga sebagai medium dialog dan kolaborasi lintas negara yang mencakup aspek sosial, budaya, dan edukasi," ujarnya.

Sebanyak 12 perwakilan kedutaan besar negara sahabat terkonfirmasi hadir, yaitu Mesir, Afghanistan, Turki, Aljazair.

Kemudian ada juga delegasi dari Maroko, Irak, Pakistan, Yordania, Kuwait, Arab Saudi, Yaman, dan Iran. (*/tqa)

Komentar