Padang, Arunala.com--PT Bank Nagari kembali mempertegas dedikasinya dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Sumatera Barat melalui partisipasi aktif dalam Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Komitmen ini bukan sekadar langkah formalitas, melainkan wujud nyata dukungan bank pembangunan daerah tersebut terhadap Instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor 5/INST-2021 yang mengamanatkan peningkatan kepesertaan jaminan sosial di seluruh pelosok provinsi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan para pekerja, terutama di sektor informal, memiliki jaring pengaman yang memadai dalam menghadapi risiko pekerjaan yang bisa muncul kapan saja.
"Pada tahun 2025, Bank Nagari telah memfasilitasi perlindungan bagi 1.488 pekerja UMKM binaan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan dengan total dukungan senilai Rp149.990.400. Program ini ditujukan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal yang rentan terhadap risiko kerja," kata Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, dalam kegiatan Peringatan Bulan K3 Nasional bertema Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Rabu (11/2/2025).
Roni Edrian menjelaskan inisiatif ini merupakan perpaduan antara tanggung jawab sosial perusahaan dan visi strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah. "Perlindungan jaminan sosial adalah fondasi fundamental yang mampu menciptakan rasa aman bagi pelaku UMKM. Dengan adanya rasa aman tersebut, para pekerja informal dapat lebih fokus dalam mengembangkan usahanya tanpa harus dibayangi ketakutan akan beban finansial yang berat jika terjadi kecelakaan kerja atau risiko kematian," tuturnya.
Ia menekankan sinergi yang dibangun bersama Pemprov Sumbar dan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan mampu terus memperluas cakupan perlindungan di masa depan. Bank Nagari meyakini bahwa penguatan perlindungan pekerja akan membawa dampak berantai yang positif terhadap stabilitas ekonomi lokalnext


Komentar