Bank Nagari Resmi Kelola Layanan Perbankan IPDN Kampus Sumbar

Ekonomi- 24-02-2026 20:09
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra bersama Direktur IPDN Kampus Sumbar Lalu Satria Utama memperlihatkan nota kesepahaman, Selasa (24/2/2026). IST
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra bersama Direktur IPDN Kampus Sumbar Lalu Satria Utama memperlihatkan nota kesepahaman, Selasa (24/2/2026). IST

Padang, Arunala.com--Bank Nagari memperkokoh perannya sebagai pilar keuangan daerah dengan menjalin kemitraan strategis bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat. Peresmian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan di Aula Lantai 4 Kantor Pusat Bank Nagari pada Selasa (24/2/2026).

"Bank Nagari berkomitmen penuh untuk menghadirkan solusi perbankan berbasis digital yang mampu mendukung efisiensi operasional kampus. Sebagai tahap awal, kerja sama ini akan memfokuskan pada pengelolaan payroll gaji pegawai yang dikelola melalui Kantor Cabang Bukittinggi, dan ke depannya akan diperluas mencakup fasilitas kredit serta pembiayaan bagi seluruh staf di lingkungan IPDN," kata Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra saat memberikan sambutan.

Acara tersebut dihadiri Komisaris Utama Bank Nagari Andri Yulika, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra dan jajaran direksi, Direktur IPDN Kampus Sumbar Lalu Satria Utama, serta disaksikan oleh Asisten II Setprov Sumbar Adib Alfikri dan Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Nofrizon.

Ia mengatakan guna memastikan layanan berjalan maksimal, Bank Nagari bahkan telah bergerak cepat dengan mengoperasikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Baso sejak 23 Februari 2026. "Keberadaan kantor layanan baru ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan akses perbankan yang lebih cepat dan responsif bagi kebutuhan civitas akademika di Kampus Baso," sebutnya.

Gayung bersambut, Direktur IPDN Kampus Sumbar, Lalu Satria Utama, menyatakan kehadiran Bank Nagari di lingkungan kampus adalah hal yang telah lama dinantikan. Selain urusan administratif keuangan, ia melihat peluang kolaborasi edukatif. "Mengingat IPDN memiliki mata kuliah Keuangan Publik, keterlibatan Bank Nagari diharapkan mampu memberikan wawasan praktis bagi para praja terkait literasi keuangan dan perbankan di lapangan," ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Asisten II Setprov Sumbar Adib Alfikri menilai sinergi ini sebagai langkah cerdas untuk memperkuat ekonomi daerah. "Hubungan antara Bank Pembangunan Daerah dan lembaga pendidikan pemerintahan ini akan menjadi tonggak kemitraan yang produktif. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat internal bagi kedua institusi, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi dan tata kelola keuangan di Sumatera Barat secara menyeluruh," tukasnya. (*next

Komentar