Polda Sumbar Musnahkan Ratusan Kg Barang Bukti Narkoba

Metro- 08-04-2026 13:12
Kapolda Sumbar Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta pimpin kegiatan pemusnahan narkotika di halaman Mapolda Sumbar, Rabu (8/4/2026). (dok : arunala.com)
Kapolda Sumbar Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta pimpin kegiatan pemusnahan narkotika di halaman Mapolda Sumbar, Rabu (8/4/2026). (dok : arunala.com)

Padang, Arunala.com - Polda Sumbar memusnahkan ratusan barang bukti narkoba dari berbagai jenis hasil tangkapan Ditnarkoba Polda Sumbar, Rabu (8/4/2026).

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyebutkan, barang bukti dimusnahkan merupakan hasil kerja keras aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumbar.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat hampir 7,5 kilogram, ganja sekitar 380 kilogram hingga 400 kilogram, serta ekstasi sebanyak 104 butir.

Ia menilai jumlah barang bukti tersebut sangat besar dan menjadi bukti bahwa peredaran narkotika di Sumbar masih menjadi ancaman serius.

Ia menegaskan, narkoba merupakan ancaman besar bagi masa depan bangsa, terutama generasi muda.

Karena itu, pemberantasan narkotika bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, baik dalam penindakan maupun pencegahan.

Ia juga mengungkapkan, pada malam sebelumnya, aparat kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar enam kilogram narkotika di Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM).

Menurutnya, para pelaku kini menggunakan berbagai modus untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Sumbar.

Kapolda menjelaskan bahwa jalur masuk narkotika ke Sumbar berasal dari berbagai daerah, seperti Kepulauan Riau, Batam, hingga Aceh.

"Kondisi tersebut menjadikan Sumbar sebagai salah satu wilayah yang rawan menjadi jalur peredaran narkotika," pungkasnya.

Menurutnya, pihak kepolisian akan terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk dan keluar wilayah Sumbar agar tidak ada celah bagi peredaran narkoba.

Selain itu, Polda Sumbar juga berhasil mengungkap tujuh kasus besar narkotika di sejumlah lokasi, di antaranya di Sawahlunto, BIM, dan Padang.

Dari pengungkapan tersebut, aparat menyita puluhan paket narkotika yang diduga akan diedarkan di wilayah Sumbar.

Di akhir keterangannya, Kapolda mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan lembaga adat untuk bersama-sama memerangi narkoba.

"Kita harus bergerak bersama agar Sumatera Barat bisa menjadi daerah yang bebas dari narkotika," tegasnya. (dpg)

Komentar