Unit Usaha Syariah Bank Nagari Catatkan Performa Gemilang di Tengah Tantangan Ekonomi 2025

Ekonomi- 11-02-2026 15:21
Kantor Pusat Bank Nagari. IST
Kantor Pusat Bank Nagari. IST

Padang, Arunala.com— Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari membuktikan ketangguhannya dengan mencatatkan kinerja impresif di sepanjang tahun buku 2025. Di saat ekonomi global berada di bawah tekanan dan pertumbuhan nasional mengalami perlambatan, lini syariah bank kebanggaan masyarakat Sumatra Barat ini justru mampu mencetak pertumbuhan pembiayaan yang signifikan sebesar 14,66 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini membawa total penyaluran pembiayaan syariah mencapai Rp4,63 triliun, sebuah pencapaian yang mempertegas dominasi dan kepercayaan publik terhadap produk berbasis syariah.

Laju pertumbuhan pembiayaan yang ekspansif tersebut tercatat melampaui pertumbuhan aset syariah perseroan yang berada di angka Rp6,49 triliun atau tumbuh 6,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Efisiensi dan strategi penempatan dana yang tepat sasaran ini pada akhirnya berbuah manis pada sisi profitabilitas. Laba UUS Bank Nagari tercatat melonjak 15,43 persen menjadi Rp224,62 miliar, memberikan kontribusi substansial terhadap pendapatan keseluruhan perseroan.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengungkapkan pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi bank dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi dan prinsip kehati-hatian. "Meskipun dinamika ekonomi global sangat menantang, pihaknya tetap berkomitmen melakukan ekspansi pembiayaan secara selektif dan prudent," kata Gusti Candra dalam keterangan resminya, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, pertumbuhan yang konsisten di sektor syariah ini merupakan sinyal positif bahwa masyarakat semakin meyakini layanan perbankan syariah Bank Nagari sebagai solusi keuangan mereka. Strategi penguatan penetrasi ke sektor-sektor produktif, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), disinyalir menjadi kunci utama di balik kenaikan angka pembiayaan tersebut.

"Bank Nagari tidak hanya sekadar merespons permintaan pasar yang terus meningkat, tetapi juga secara aktif masuk ke dalam ekosistem ekonomi lokal guna mendorong produktivitas masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi perseroan untuk menjadikan perbankan syariah sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif," tuturnyanext

Komentar