Padang, Arulana.com - Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Tamansiswa Padang, yang berlangsung di ruangan Prof Haryono Suyono universitas itu, Sabtu (11/4/2026), membuahkan hasil yang maksimal.
Hasil Mubes berhasil melakukan perubahan terhadap struktur organisasi yang disebut IKA Tamansiswa Padang itu.
Meski sempat berdinamika dalam Mubes, setidaknya para alumni yang hadir dan ikut Mubes menerima hasil akhir, yang merupakan keputusan tertinggi dalam organisasi itu.
Hanya dua kandidat Ketua Alumni yang ikut bersaing dalam Mubes itu. Bujang Pendawa Datuak Majodirajo, alumni Fakultas Ekonomi dan Miftah Ulqadri dari Fakultas Hukum.
Pemilihan Ketua IKA Universitas Tamansiswa Padang periode 2026-2031 sedikit menegangkan. Penghitungan suara usai pemilihan, menjadi penanda berjalannya demokratisasi di tubuh IKA Unitas tersebut.
Ini karena perbedaan perolehan suara kedua kandidat, selisih sedikit. Bujang Pendawa meraih 23 suara, sedangkan Miftah Ulqadri dapat 15 suara. Dalam penghitungan, ditemukan satu suara tidak sah, sehingga suara yang masuk dan ikut Mubes tercatat sebanyak 39 suara.
Bujang Pendawa mengajak kebersamaan kepada peserta dan seluruh alumni Universitas Tamansiswa Padang.
Dalam penyampaian visi misinya, Bujang Pendawa bersama pengurus nantinya, membuat program kerja, yang mampu dan ikut berkontribusi dalam memajukan perguruan tinggi tertua di Indonesia itu.
Ketua Yayasan Pendawa Sehat Sejahtera yang mengelola MBG di Padangpariaman ini, ingin memberikan yang terbaik dari amanah yang dipercayakan peserta Mubes alumni Tamansiswa.
"Potensi alumni Tamansiswa cukup hebat dan banyak. Organisasi alumni harus memberikan ruang gerak potensinya, untuk bersama-sama berkontribusi di almamaternya," kata Sekretaris DPD Partai Golkar Padang Pariaman ini.
Para alumni juga menitipkan amanah pada Bujang Pandawa agar bersama-sama membesar almamater, dan menyatukan perbedaan yang ada untuk menjadi sebuah kekuatan. (*/rel)


Komentar