.
Jika menilik kinerja konsolidasi secara keseluruhan pada tahun buku 2025, Bank Nagari menunjukkan fundamental yang sangat sehat. Total aset perseroan tercatat mencapai Rp33,61 triliun dengan perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp26,84 triliun. Secara total, bank ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp493,74 miliar. Kesehatan finansial ini juga didukung oleh rasio permodalan (capital adequacy ratio/CAR) yang kuat di level 23,72 persen, serta kemampuan menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) di angka 2,40 persen, yang membuktikan kualitas aset tetap terjaga dengan baik.
"Selain fokus pada angka-angka finansial, Bank Nagari juga terus melakukan transformasi melalui penguatan ekosistem digital. Penggunaan platform Ollin by Nagari terus diakselerasi untuk memudahkan akses nasabah di berbagai pelosok Sumatra Barat," ucapnya.
Gusti Candra menegaskan pengembangan perbankan syariah akan tetap menjadi pilar strategi jangka panjang. "Dengan menghadirkan layanan yang adaptif dan berkelanjutan, Bank Nagari optimis dapat terus memperkuat ekosistem syariah dan menjadi garda terdepan dalam mendorong roda perekonomian masyarakat di masa depan," tukasnya.(*)


Komentar