.
Dia melanjutkan, Nabi Muhammad SAW itu, adalah anak yatim, karena tidak pernah melihat rupa atau bentuk bapaknya sejak lahir.
"Kendati begitu, Nabi kita ini tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan berakhlak mulia. Jadi jangan kita bersedih hati karena yatim, yang namanya takdir Allah SWT yang menentukan. Tidak ada jaminan anak yatim selalu kalah menjadi orang hebat dari orang lain. Sebab yang menentukan semau itu adalah Allah SWT," tukas Ustadz Risyandi. (tqa)
Halaman 12


Komentar