BIM Siap Layani Angkutan Lebaran 2026, Posko Terpadu Libatkan Seluruh Stakeholder

Metro- 11-03-2026 17:46
GM PT Angkasa Pura Kantor cabang BIM, Dony Subarsono pimpin rakor persiapan monitoring angkutan Lebaran di BIM. IST
GM PT Angkasa Pura Kantor cabang BIM, Dony Subarsono pimpin rakor persiapan monitoring angkutan Lebaran di BIM. IST

Padang, Arunala.com - Pengelola Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 melalui pembentukan Posko Terpadu.

Pengoperasian Posko Terpadu Lebaran 2026 ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.

Sebagai bagian dari jaringan bandara yang dikelola InJourney Airports di bawah PT Angkasa Pura Indonesia, pihak BIM telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk memastikan pelayanan transportasi udara selama periode mudik dan arus balik Lebaran berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Posko Angkutan Lebaran di BIM melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya Otoritas Bandara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, ground handling, TNI/Polri, BMKG, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, operator transportasi darat, hingga pengelola parkir dan mitra usaha bandara.

Sinergi seluruh stakeholder ini menjadi kunci dalam memastikan kelancaran operasional serta pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan melalui bandara selama periode Lebaran.

"Angkutan Lebaran merupakan salah satu momentum dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas, operasional, serta koordinasi antarinstansi menjadi fokus utama kami untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman," ujar perwakilan manajemen Bandara Internasional Minangkabau.

Fokus Penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran

Dalam pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026, terdapat beberapa fokus utama yang menjadi perhatian bersama, antara lain:

* Menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan sebagai prioritas utama dalam operasional bandara.

* Meningkatkan kualitas pelayanan penumpang, dengan mengedepankan prinsip hospitality, kecepatan layanan, serta kemudahan akses informasi.

* Memastikan kesiapan fasilitas dan infrastruktur bandara, termasuk terminal penumpang, apron, peralatan operasional, serta sistem pendukung lainnyanext

Komentar