.
Ia mengatakan PAP akan menjadi prioritas pajak yang yang diutamakan pencapaian targetnya pada tahun ini di Dharmasraya.
Annisa mengatakan komoditas terbesar di Dharmasraya adalah perkebunan sawit yang merupakan wajib pajak air permukaan.
Pemkab Dharmasraya berusaha mendukung investor bisa berusaha dengan kondusif. Namun ia menegaskan investasi yang baik adalah yang berdampak nyata untuk daerah dan masyarakat.
"Jadi kami berharap melalui instrumen pajak air permukaan ini, manfaat investasi tersebut bisa digulirkan untuk pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat. Kami berterima kasih pada pemerintah provinsi dan DPRD Sumbar yang telah melakukan sosialisasi ini," imbuhnya.
Saat sosialisasi itu hadir setidaknya 10 perusahaan yang merupakan wajib pajak air permukaan di Dharmasraya. (*/cpt)


Komentar