Padangpariaman, Arunala.com -- Upaya Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) membangun ekosistem pendidikan seni yang terstruktur memasuki babak baru.
Program pelatihan seni Kelas Nan Tumpah Akhir Pekan (Kelana Akhir Pekan) Angkatan 3 resmi dimulai pada Kamis (23/4/2026) dengan 144 peserta, sekaligus menjadi titik awal proyeksi KSNT untuk meningkatkan Kelana Akhir Pekan menjadi Sekolah Non Formal berlegalitas resmi.
Pendaftaran Kelana Akhir Pekan Angkatan 3 yang telah dibuka sejak 8 hingga 16 April 2026, berhasil menggaet 144 orang peserta dari berbagai rentang usia.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding angkatan sebelumnya, meskipun belum terlalu signifikan.
"Kenaikannya pelan, tapi konsisten. Ini tanda Kelana makin dipercaya masyarakat sebagai ruang belajar seni yang aman dan menyenangkan," kata Wali Kelas Kelana Akhir Pekan, Desvy, kemarin
.
Berbeda dari angkatan sebelumnya, Kelana Akhir Pekan Angkatan 3 menerapkan aturan baru terkait pemilihan kelas.
Peserta hanya diperbolehkan mengikuti maksimal 2 kelas pertunjukan dan 1 kelas non-pertunjukan.
Kebijakan ini diambil agar proses belajar lebih fokus dan jadwal peserta tidak bentrok.
Dari tujuh kelas yang dibuka, dua kelas pertunjukan menerapkan sistem seleksi masuk, yakni Kelas Tari Anak-anak yang dikhususkan untuk peserta baru, serta Kelas Musik dan Vokal yang menyeleksi kemampuan dasar calon peserta.
Berdasarkan data, distribusi peserta pada angkatan ini cukup merata dengan beberapa kelas favorit.
Kelas Silat menjadi kelas dengan peminat terbanyak, yakni 62 orang, disusul Kelas Tari Anak-anak dan Kelas Seni Rupa yang masing-masing diikuti 51 orang.
Sementara itu, Kelas Teater diikuti 49 peserta, Kelas Tari Remaja 19 peserta, Kelas Menulis Kreatif 17 peserta, dan Kelas Musik dan Vokal 14 peserta.
"Banyak siswa yang mengambil lebih dari satu kelas. Itu sebabnya total peserta per kelas jika dijumlahkan lebih dari 144 orang," tambah Desvy.next


Komentar