Sekprov Ingatkan ASN Harus Memberi Dampak Nyata bagi Masyarakat

Metro- 07-05-2026 01:50
Sekprov Sumbar, Arry Yuswandi saksikan penandatanganan pakta integritas sejumlah PNS baru di lingkup Setprov Sumbar, Rabu (6/5/2026). IST
Sekprov Sumbar, Arry Yuswandi saksikan penandatanganan pakta integritas sejumlah PNS baru di lingkup Setprov Sumbar, Rabu (6/5/2026). IST

Padang, Arunala.com - Sekretaris Provinsi Sumatera Barat (Sekprov Sumbar), Arry Yuswandi menegaskan sumpah dan janji yang diucapkan setiap ASN saat diangkat menjadi PNS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral dan spiritual dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.

"Apa yang diucapkan akan menjadi tanggung jawab baik di dunia maupun di akhirat," tegas Arry saat melantik sumpah dan 27 orang PNS di lingkungan Setprov Sumbar di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (6/5/2026).

Ia menekankan, pengambilan sumpah tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan integritas ASN, sejalan dengan Keputusan Gubernur Sumbar tentang pengangkatan CPNS menjadi PNS serta ketentuan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS.

Arry Yuswandi mengingatkan keberadaan ASN harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran di lingkungan Setprov tidak bekerja sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi mesti menghadirkan kualitas layanan publik yang prima.

Sekprov Sumbar juga menegaskan pentingnya implementasi Core Values ASN BerAKHLAK sebagai fondasi budaya kerja birokrasi.

Nilai-nilai tersebut meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif yang harus tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari.

"Saya minta seluruh pegawai di lingkup Sekretariat Daerah harus menjadi contoh tentang bagaimana aparatur yang melayani, bekerja dengan hati, dan bertindak profesional dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari," ujar Arry.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar, Fitriyati; Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Nolly Eka Mardianto.

Kepala Biro Pemerintahan, Ezeddin Zein, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Ria Wijayanty serta Kepala Biro Organisasi, Dina Febriyanti (*/dpg)

Komentar