.
Pergeseran Menuju Experience Economy
Fenomena yang dialami Suci dan Meri dinilai oleh para ahli sebagai konsekuensi logis dari evolusi pola hidup masyarakat modern. Pengamat teknologi informasi yang juga Dosen Politeknik Negeri Padang, Mardoni, S.Kom., M.Kom., memaparkan teknologi telah melahirkan standar ekspektasi baru di masyarakat.
Menurut Mardoni, industri perbankan saat ini telah bergeser dari sekadar menawarkan produk menuju era experience economy (ekonomi berbasis pengalaman). "Yang berkompetisi hari ini bukan lagi kedekatan jarak kantor cabang atau banyaknya mesin ATM di jalanan. Kompetisi sesungguhnya ada pada user experience (pengalaman pengguna). Seberapa intuitif, mulus, dan nyamannya sebuah aplikasi saat dioperasikan oleh jempol nasabah, di situlah loyalitas terbentuk," jelas Mardoni.
Mardoni menekankan kehebatan sebuah aplikasi digital tidak diukur dari seberapa rumit atau banyaknya fitur yang dijejalkan di dalamnya. Sebaliknya, pemenangnya adalah aplikasi yang mampu menyederhanakan hal rumit sehingga bisa digunakan dengan mudah oleh lintas generasi baik oleh generasi muda maupun senior.
"Dulu, nasabah yang harus menekuk jadwal mereka demi mengikuti sistem bank. Sekarang terbalik, sistem bank yang harus melenturkan diri mengikuti ritme dan gaya hidup nasabah. Aplikasi yang gagal berinovasi untuk relevan dengan keseharian akan pelan-pelan ditinggalkan," kata Mardoni.
Mardoni melihat akselerasi ini berdampak besar pada penguatan inklusi keuangan nasional. Jaringan internet meruntuhkan batas geografis, memungkinkan masyarakat di pelosok daerah mendapatkan kualitas layanan finansial yang setara dengan masyarakat di kota besar.
Namun, ia juga memberikan catatan. Kemudahan digital wajib berjalan beriringan dengan literasi keamanan yang kokoh. Ancaman kejahatan siber seperti phishing atau penipuan daring tidak bisa diselesaikan hanya dari sisi enkripsi bank. "Keamanan digital itu adalah kerja kolaborasi. Bank menyiapkan benteng teknologi, tetapi nasabah juga harus menjadi penjaga gerbang yang disiplin dengan tidak membagikan data sensitif kepada siapa pun," tegasnya.
Optimisme terhadap masa depan perbankan digital inilah yang terus direspons oleh BNI lewat pengembangan berkelanjutan wondr by BNI sebagai personal transaction platformnext


Komentar