Pariaman, Arunala.com - Wali Kota Pariaman, Yota Balad menghadiri peresmian Masjid Al-Fauzan yang berlokasi di Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, Sabtu (6/6/2026).
Peresmian rumah ibadah yang berbentuk kapal ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy dan dihadiri juga Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur, Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pembangunan dan Donatur yang telah bergotong-royong mendirikan Masjid Al-Fauzan.
"Masjid bukan hanya tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat peradaban, penyiaran agama Islam, dan wadah mempererat ukhuwah islamiyah. Kami atas nama Pemerintah ikut bangga dan bersyukur atas berdirinya Masjid Al-Fauzan ini," ujar Vasko.
Secara geografis dan kultur, sebutnya, Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu, kehadiran Pemko Pariaman dalam kegiatan-kegiatan strategis di kabupaten merupakan wujud dukungan timbal balik untuk kemajuan bersama di wilayah yang kerap disebut "Piaman Laweh.
Masjid Al-Fauzan Ketaping kini berdiri kokoh dengan arsitektur yang indah dan diharapkan dapat menjadi rest area spiritual bagi para musafir, mengingat lokasinya yang strategis dan dekat dengan akses menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
"Tantangan kita ke depan adalah bagaimana mengisi masjid ini dengan sholat berjamaah, kegiatan TPA/TPSA untuk generasi muda, serta kajian-kajian keagamaan yang dapat membentengi umat dari pengaruh negatif," tambahnya.
Sementara itu, kehadiran Wali Kota Pariaman, Yota Balad dalam acara ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan juga sebagai bentuk komitmen Pemko Pariaman dalam menjaga sinergi, keharmonisan, dan tali silaturahmi yang erat dengan Pemprov Sumbar serta Pemkab Padangpariaman sebagai daerah tetangga.
"Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas peresmian Masjid Kapal Al-Fauzan Ketaping. Dengan desainnya yang sangat ikonik menyerupai kapal, masjid ini memiliki potensi besar menjadi daya tarik wisata religi baru yang terintegrasi di kawasan pesisir. Namun yang utama, mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kualitas ibadah kita dan melahirkan generasi muda yang Qurani dari masjid yang megah ini, " tuturnya.
(*/cpt)


Komentar