Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Pemko Pariaman Gelar Tabligh Akbar

Metro- 16-06-2026 11:23
Wali Kota Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi dan warga hadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah/2026 Masehi, di Halaman Balaikota Pariaman, Selasa (16/6/2026). IST
Wali Kota Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi dan warga hadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah/2026 Masehi, di Halaman Balaikota Pariaman, Selasa (16/6/2026). IST

Pariaman, Arunala.com - Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah/2026 Masehi, PemkoPariaman menggelar Tabligh Akbar dan Apel Akbar Didikan Subuh di Halaman Balaikota Pariaman, Selasa (16/6/2026).

Tabligh Akbar ini menghadirkan penceramah Al-Ustadz Aprinaldi Yunas dan dihadiri oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi, Sekretaris kota, Afrizal Azhar, pejabat di lingkup pemko setempat serta para undangan.

Kegiatan diawali dengan apel akbar didikan subuh dan dilanjutkan dengan tabligh akbar serta doa bersama.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan, kegiatan hari ini sesuai dengan Program Unggulan kami, Yota Balad-Mulyadi yakni menjadikan Kota Pariaman menjadi kota RISALAH (Beriman, Saleh dan Berahlak).

"Saya bersama Wakil Wali Kota Pariaman berkomitmen bagaimana syiar agama islam akan terus ada di Kota Pariaman. Kita memperluas syiar agama islam sampai kepelosok desa sehinggga kegiatan keagamaan insyaallah akan terus dilanjutkan," kata Yota Balad.

Oleh karena itu, dirinya berharap seluruh elemen masyarakat khsusunya dibidang keagamaan mari sama-sama kita dukung agar program yang kita laksanakan bisa sukses, berkelanjutan dan syiar agama sama-sama kita laksanakan.

Yota Balad menyebutkan, peringatan 1 Muharram tidak hanya diperingati secara seremonial tetapi bagaimana sebagai umat islam kita bisa muhasabah dan hijrah serta memperbaiki diri, memperkuat iman dan peduli sesama umat Islam.

"Semoga semangat 1 Muharram ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh warga Kota Pariaman dan dapat menjadi seorang muslim dan muslimat yang lebih baik lagi kedepanya", ulasnya.

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa didikan subuh merupakan kegiatan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk akhlak mulia, serta melatih kedisiplinan beribadah sejak dini.

"Kegiatan didikan subuh akan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Pintar pun kita, sehebat apapun kalau tidak mempunyai akhlak yang mulia, tidak punya rasa keimanan pasti tidak akan membawa ilmu yang bermanfaat bagi orang banyak", terangnya.

(*/cpt)

Komentar