Telkomsel Jaga Bumi Movement Tanam 3000 Pohon Mangrove di Pessel

Metro- 05-07-2026 19:29
Telkomsel bersama berbagai pemangku kepentingan melakukan aksi nyata berupa penanaman 3.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Nagari Sungai Pinang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026).  IST
Telkomsel bersama berbagai pemangku kepentingan melakukan aksi nyata berupa penanaman 3.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Nagari Sungai Pinang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026). IST

.

Manager CSR Environment and Ecosystem Telkomsel, Rifki Sya'bani, mengatakan meningkatnya kepedulian masyarakat, terutama generasi muda, terhadap isu lingkungan menjadi salah satu alasan Telkomsel terus menghadirkan berbagai program yang melibatkan partisipasi publik.

"Melalui Telkomsel Jaga Bumi, kami ingin menghadirkan wadah kolaborasi yang memungkinkan seluruh elemen masyarakat terlibat dalam aksi nyata menjaga bumi. Kami percaya bahwa upaya pelestarian lingkungan akan memberikan dampak yang lebih besar ketika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurutnya, pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Karena itu, Telkomsel terus mendorong hadirnya berbagai program yang mampu mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam menjaga kelestarian alam.

Pemilihan Nagari Sungai Pinang sebagai lokasi penanaman mangrove juga bukan tanpa alasan. Kawasan pesisir tersebut memiliki potensi ekosistem mangrove yang sangat penting bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus kehidupan masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor pesisir dan kelautan. Keberadaan mangrove di kawasan tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan pantai sekaligus meningkatkan daya dukung lingkungan dalam menghadapi perubahan iklim.

Aksi penanaman mangrove di Pesisir Selatan merupakan bagian dari rangkaian Telkomsel Jaga Bumi Movement yang digelar di sejumlah daerah di Indonesia. Program tersebut dibangun melalui tiga pilar utama yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai bentuk aksi lingkungan.

Pilar pertama adalah Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge, yakni kompetisi nasional yang mengajak generasi muda berusia 15 hingga 35 tahun menghadirkan berbagai gagasan inovatif dalam menjawab tantangan lingkungan dan perubahan iklim. Pendaftaran kompetisi dibuka sejak 22 April hingga memasuki masa kurasi pada 5--10 Juli 2026. Selanjutnya peserta terbaik akan mengikuti sesi final pitching pada 15 Juli sebelum pengumuman pemenang pada 18 Juli 2026 di Yogyakarta.

Pilar kedua diwujudkan melalui Talkshow Series yang mempertemukan praktisi, akademisi, komunitas lingkungan, serta pelaku industri dalam enam sesi diskusi mengenai isu perubahan iklim, ekonomi sirkular, hingga masa depan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 19 Mei hingga 16 Juli 2026next

Komentar