Kasus Bunuh Diri hingga Gangguan Mental Meningkat, Mahyeldi Minta PDSKJI Perkuat Layanan hingga ke Daerah

Kesehatan- 19-07-2026 18:03
Gubernur Sumbar Mahyeldi menghadiri pelantikan kepengurusan PDSKJI Sumbar, di salah satu hotel di Padang, Minggu (19/7/2026). IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi menghadiri pelantikan kepengurusan PDSKJI Sumbar, di salah satu hotel di Padang, Minggu (19/7/2026). IST

.

Ia juga mengajak PDSKJI Sumbar berperan aktif membawa agenda-agenda nasional ke Ranah Minang.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tidak hanya memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu kedokteran, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

"Kalau kegiatan nasional dokter spesialis dilaksanakan di Sumbar, manfaatnya bukan hanya untuk dunia kesehatan, tetapi juga menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, kuliner hingga UMKM. Kami berharap PDSKJI dapat mempertimbangkan Sumatera Barat sebagai tuan rumah agenda nasional," ucapnya.

Mahyeldi menilai, tema pelantikan yang mengangkat isu kesehatan mental generasi muda sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Ia mengaku prihatin terhadap meningkatnya berbagai persoalan kesehatan mental yang mulai muncul pada usia anak dan remaja.

"Dulu kita hampir tidak pernah mendengar anak usia sekolah dasar mengakhiri hidupnya sendiri. Sekarang kasus seperti itu mulai bermunculan," ucapnya.

Dia menambahkan, belum lagi gangguan belajar, kesulitan berkonsentrasi, hingga berbagai penyimpangan perilaku.

"Ini menjadi alarm bagi semua dan harus ditangani bersama agar tidak mengancam terwujudnya Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Sementara itu, Ketua IDI Sumbar, dr. dr. Roni Eka Sahputra, mengatakan, pelantikan PDSKJI menjadi bagian dari penguatan koordinasi organisasi profesi di bawah naungan IDI dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, tantangan kesehatan mental di Sumbar semakin kompleks, mulai dari meningkatnya kasus bunuh diri, gangguan kejiwaan, kekerasan terhadap anak, hingga berbagai persoalan sosial lainnya yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

"Kita ingin seluruh perhimpunan bergerak dalam satu koordinasi, satu langkah, dan satu tujuan, yaitu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. PDSKJI selama ini juga selalu berada di garis depan, terutama dalam penanganan bencana yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa," ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum Pengurus Pusat PDSKJI, dr. Srimpi Indah Zulaika, F.S., Sp.K.J., Subsp. MEL(K), menyampaikan apresiasi atas kembali terpilihnya dr. Rini Gusya Liza memimpin PDSKJI Sumbar.

Ia menilai kepercayaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kepemimpinan sebelumnya sekaligus momentum untuk mengakselerasi berbagai program yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

"Tantangan kesehatan jiwa semakin besar, baik karena persoalan sosial, perkembangan digital, maupun tekanan ekonomi. Pengurus Pusat PDSKJI siap mendukung berbagai program PDSKJI Sumbar, termasuk memperkuat pendampingan bagi daerah-daerah yang masih menghadapi dampak pascabencana," katanya. (*/dpg)

Komentar