Rahmat Saleh Pimpin DPP Gema Keadilan Periode 2026 - 2031

Metro- 17-07-2026 17:22
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh ketika dilantik jadi Ketua Umum DPP Gema Keadilan periode 2026--2031 di Jakarta, Kamis (16/7/2026). IST
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh ketika dilantik jadi Ketua Umum DPP Gema Keadilan periode 2026--2031 di Jakarta, Kamis (16/7/2026). IST

Jakarta, Arunala.com - Kepemimpinan Gema Keadilan resmi memasuki babak baru setelah Rahmat Saleh dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026--2031 dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) V Gema Keadilan di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Pelantikan dilakukan sebagai bagian dari agenda organisasi untuk menyiapkan arah gerakan kepemudaan PKS lima tahun mendatang.

Prosesi pelantikan dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Muhammad Kholid yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Pusat Gema Keadilan.

Kholid menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik.

"Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah saudara-saudara yang telah mengucapkan sumpah jabatan secara resmi menjadi pengurus DPP Gema Keadilan. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya," ujar Kholid.

Rangkaian pelantikan diawali dengan laporan Steering Committee Munas V Gema Keadilan yang juga Presiden Gema Keadilan periode 2021--2026, Indra Kusuma.

Indra mengatakan, seluruh agenda persidangan berjalan lancar serta menghasilkan sejumlah keputusan penting bagi organisasi.

"Alhamdulillah pelaksanaan Munas V Gema Keadilan sudah dibuka tadi siang, bahkan sudah dilaksanakan persidangan yang terlaksana secara tenang, adem, rukun, dan guyub. Ada gema, tapi gema ide-ide yang luar biasa dan tetap dalam kondisi yang rukun dan tertib," ungkap Indra mengawali laporannya.

Selain melaporkan kehadiran 31 peserta dari perwakilan provinsi, Indra juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021--2026.

Laporan itu memuat berbagai aktivitas dan capaian organisasi. Ia turut menjelaskan adanya penyempurnaan AD ART, termasuk mengembalikan penyebutan jabatan "Presiden" menjadi "Ketua Umum".

Usai dilantik, Rahmat Saleh menyampaikan orasi politik pertamanya sebagai Ketua Umum Gema Keadilan.

Dirinya mengajak seluruh kader menjadikan organisasi tersebut sebagai tempat lahirnya pemimpin muda yang mampu menjawab tantangan bangsa, mulai dari persoalan kesejahteraan, pendidikan hingga tingginya angka penganggurannext

Komentar