RS M. Djamil Rawat Tiga Korban Laka Tunggal Minibus PO Kawan

Metro- 23-07-2026 17:12
Salah seorang pasien korban menjalani perawatan di IGD RS M. Djamil, Kamis (23/7/2026). HUMAS RS M. DJAMIL
Salah seorang pasien korban menjalani perawatan di IGD RS M. Djamil, Kamis (23/7/2026). HUMAS RS M. DJAMIL

Padang, Arunala.com--RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat dan optimal kepada korban kecelakaan lalu lintas. Pada Kamis (23/7/2026), rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini menerima dan merawat tiga korban kecelakaan tunggal minibus PO Kawan yang terjadi di Jalan Adinegoro, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kecelakaan tersebut terjadi pada subuh hari sekitar pukul 04.45 WIB. Minibus PO Kawan dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik dengan posisi rebah kuda tepat di seberang Timbangan Lubuk Buaya. Setelah mendapatkan pertolongan di lokasi kejadian, para korban segera dievakuasi dan dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS M. Djamil untuk mendapatkan penanganan medis.

Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RS M. Djamil, Rizki Rasyidi, membenarkan rumah sakit menerima tiga korban dari insiden tersebut. "Benar, RS M. Djamil menerima tiga pasien korban kecelakaan tunggal minibus PO Kawan di Jalan Adinegoro. Ketiganya terdiri dari satu orang sopir dan dua orang penumpang yang langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat," ujar Rizki.

Ia menjelaskan setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, asesmen kondisi pasien, serta memberikan tindakan sesuai dengan tingkat keparahan cedera yang dialami masing-masing korban.

"Saat ini ketiga pasien masih menjalani perawatan intensif di RS M. Djamil. Tim medis terus melakukan pemantauan secara berkala dan memberikan penanganan terbaik sesuai kondisi klinis masing-masing pasien," katanya.

RS M. Djamil memastikan seluruh pelayanan medis diberikan secara cepat, terukur, dan sesuai standar pelayanan kesehatan guna mendukung proses pemulihan para korban.

"Rumah sakit juga terus berkoordinasi dengan keluarga pasien serta pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan pelayanan dapat terpenuhi dengan baik," ucap Rizki.

Sebagai rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan RI di Sumatera Barat, RS M. Djamil senantiasa siap memberikan layanan kegawatdaruratan selama 24 jam. "Termasuk dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas maupun kondisi medis darurat lainnya," tegasnya.(*)

Komentar