.
Peningkatan penggunaan layanan digital turut tercermin dari konsumsi data pelanggan yang mencapai 11,8 juta terabyte sepanjang Semester I 2026, meningkat 0,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menunjukkan bahwa konektivitas digital semakin menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam mendukung aktivitas bekerja, belajar, menjalankan usaha, hingga menikmati berbagai layanan digital.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kepercayaan pelanggan dan komitmen seluruh insan Telkomsel dalam memberikan layanan terbaik.
"Capaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group," ujar Nugroho.
Menurutnya, pertumbuhan bisnis mobile yang sehat didorong oleh strategi penyederhanaan produk, disiplin dalam penawaran layanan, serta meningkatnya adopsi berbagai produk bernilai tambah yang semakin sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Hal tersebut tercermin dari meningkatnya rata-rata pendapatan per pelanggan atau Average Revenue Per User (ARPU) mobile sebesar 9 persen menjadi Rp45,6 ribu. Hingga akhir Semester I 2026, Telkomsel melayani sekitar 153,5 juta pelanggan mobile di seluruh Indonesia, yang menunjukkan semakin tingginya produktivitas pelanggan dalam memanfaatkan layanan digital.
Di sisi infrastruktur, Telkomsel terus memperkuat kualitas jaringan untuk menjaga pengalaman pelanggan tetap optimal. Hingga akhir Juni 2026, perusahaan mengoperasikan sekitar 301 ribu Base Transceiver Station (BTS), yang terdiri atas sekitar 246 ribu BTS 4G, sekitar 6 ribu BTS 5G, dan sekitar 49 ribu BTS 2G.
Pengembangan jaringan dilakukan secara terarah agar mampu menghadirkan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan responsif sekaligus memastikan investasi tetap memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, pada segmen fixed broadband, Telkomsel menjalankan strategi kalibrasi bisnis guna membangun basis pelanggan yang lebih produktif dan berkelanjutan. Strategi tersebut menghasilkan sekitar 9,5 juta pelanggan dengan pendapatan yang tumbuh 0,6 persen secara kuartalannext


Komentar