Padang, Arunala.com—Krisis air bersih yang sempat membayangi operasional RS M. Djamil pascabanjir bandang November tahun lalu kini mulai teratasi. Rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat itu telah memiliki sumber air mandiri melalui sumur bor sedalam sekitar 124 meter.
Keberadaan sumur bor tersebut menjadi kabar penting bagi rumah sakit yang setiap hari harus memastikan pelayanan kesehatan berjalan tanpa henti. Sebelumnya, akibat terganggunya pasokan air pascabencana, RS M. Djamil harus mengandalkan pasokan air menggunakan mobil tangki. Dalam kondisi tertentu, kebutuhan rumah sakit bahkan mencapai 24 tangki air dalam sehari.
Kini, ketergantungan terhadap pasokan air dari luar itu diharapkan dapat dikurangi. Sumur bor yang dibangun Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, telah selesai dan resmi diserahterimakan untuk mendukung kebutuhan air bersih rumah sakit.
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, mengatakan air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi rumah sakit. Apalagi, RS M. Djamil merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang beroperasi selama 24 jam dan menjadi rujukan bagi masyarakat dari berbagai daerah.
"Air bersih ini sangat penting untuk mendukung layanan RS M. Djamil. Rumah sakit setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebutuhan air harus dipastikan tersedia dan dapat mendukung seluruh kegiatan operasional rumah sakit," ujar Benjamin di Auditorium Lantai 4 Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RS M. Djamil, Jumat (18/9/2026).
Menurut Benjamin, persoalan ketersediaan air bersih tidak boleh dipandang sebagai persoalan sederhana dalam operasional rumah sakit. Air dibutuhkan untuk mendukung berbagai aktivitas pelayanan dan kegiatan penunjang di fasilitas kesehatan.
Karena itu, keberadaan sumber air mandiri dinilai memberikan penguatan terhadap infrastruktur dasar rumah sakit. Dengan adanya sumur bor, RS M. Djamil memiliki alternatif sumber air yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan operasional sehari-hari.next


Komentar