Sumbar Usulkan Diri Jadi Tuan Rumah Indian Ocean High-Level Forum 2027

Metro- 10-08-2026 16:25
Suasana pertemuan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto, di Istana Gubernuran, Senin (10/8/2026). IST
Suasana pertemuan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto, di Istana Gubernuran, Senin (10/8/2026). IST

.

Mahyeldi berharap forum tersebut mampu mendorong perubahan dari sekadar dialog menjadi aksi nyata melalui berbagai bentuk kolaborasi, seperti investasi, perdagangan, business matching, pengembangan ekonomi biru, pariwisata, pendidikan, kebudayaan, inovasi, hingga konektivitas maritim.

Selain kerja sama antarpemerintah negara, Gubernur juga mendorong agar jejaring IORA dapat diperluas hingga tingkat pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurutnya, penguatan konektivitas tersebut akan membuka peluang yang lebih besar bagi daerah untuk memperluas jejaring ekonomi dan pembangunan dengan negara-negara di kawasan Samudra Hindia.

"Kerja sama kawasan Samudra Hindia harus memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah juga perlu memiliki ruang untuk membangun jejaring dan kolaborasi secara langsung dengan berbagai daerah dan pemangku kepentingan di negara-negara kawasan," katanya.

Mahyeldi menambahkan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam IORA sebagai salah satu negara pendiri organisasi tersebut, sekaligus negara dengan wilayah yang luas dan memiliki garis pantai yang menghadap Samudra Hindia.

"Sumbar siap mengambil bagian dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai regional convener sekaligus menjadi salah satu pintu gerbang kolaborasi di kawasan Samudra Hindia," tegasnya.

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan berbagai gagasan kerja sama yang disampaikan Pemprov Sumbar.

Santo menyatakan, Kementerian Luar Negeri siap memberikan dukungan terhadap berbagai gagasan yang ditawarkan Pemprov Sumbar dalam rangka memperkuat kerja sama dengan negara-negara kawasan Samudra Hindia.

Ia menyebutkan, pada tahun 2027 mendatang Kementerian Luar Negeri juga akan memulai kegiatan workshop yang berkaitan dengan pengembangan kemitraan negara-negara anggota IORA, khususnya dalam bidang pariwisata, penanggulangan bencana, dan ekonomi biru.

"Pada saat yang sama, kami juga mendapatkan informasi dan siap untuk memberikan dukungan bagi berbagai kerja sama, berbagai kegiatan, berbagai forum yang akan diselenggarakan oleh Pemprov Sumbar, termasuk forum kerja sama di antara para pimpinan pemerintah daerah yang ada di kawasan Indian Ocean," ungkap Santo.

Menurut Santo, penguatan kerja sama tersebut dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara kawasan Samudra Hindia.

Di saat yang sama, kerja sama tersebut juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan. (*/dpg)

Komentar