540 Personel Gabungan Dikerahkan Tangani Karhutla TNBTS, Pemadaman Darat dan Udara Terus Diperkuat

Metro- 12-08-2026 21:19
Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026). IST
Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026). IST

Probolinggo, Arunala.com - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus diperkuat.

Hingga Rabu (12/8/2026),sebanyak 540 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman, pemantauan, patroli, sekaligus mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Plh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dodi Yuleova, mengatakan personel gabungan tersebut berasal dari berbagai unsur, yakni TNI, Polri, BPBD, Perhutani, Balai Besar TNBTS, pemadam kebakaran, serta relawan.

"Kekuatan tersebut terdiri dari 305 personel TNI Angkatan Darat, 24 personel TNI Angkatan Laut, 49 personel Polri, 58 personel BPBD gabungan antarwilayah, 19 personel Perhutani, 35 personel TNBTS, enam personel pemadam kebakaran, dan 44 relawan,"tutur Dodi Yuleova dalam siaran pers.

Sesuai skenario penanganan, lanjutnya fokus utama tim gabungan pada Rabu berada di kawasan Bukit Dingklik--Pusung Duwur, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Luas area terdampak di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 78,69 hectare (ha).

Tim gabungan terus melakukan pemadaman langsung sekaligus pemantauan untuk memastikan api tidak merambat ke wilayah lain.

"Sementara itu, kondisi di wilayah Kabupaten Probolinggo masih dalam status pemantauan. Hingga saat ini tidak terlihat titik api maupun asap, meskipun luas area terdampak diperkirakan mencapai 842,73 ha,"jelas Dodi Yuleova.

Pemantauan juga dilakukan di wilayah Kabupaten Lumajang, khususnya kawasan Bukit Njantur, Resor Ranupani, dan B29, Desa Argosari, Kecamatan Senduro.

Secara keseluruhan, area terdampak karhutla di kawasan TNBTS dilaporkan mencapai sekitar 921,42 ha, meliputi kawasan Bukit Dingklik--Pusung Duwur di Kabupaten Pasuruan serta Lembah Watangan dan Argowulan di Kabupaten Probolinggo.

Tim gabungan dari Kabupaten Malang dan Lumajang juga tetap disiagakan di wilayah perbatasan guna mengantisipasi kemungkinan perambatan api dari arah Kabupaten Probolinggonext

Komentar