.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sekaligus meminimalkan risiko terhadap satwa.
Setelah berhasil dievakuasi, Harimau Sumatera tersebut dititipkan di Lembaga Konservasi untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Tim medis dan dokter hewan akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan satwa sebelum ditentukan langkah penanganan berikutnya.
Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Balai KSDA Sumbar mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari dan di kawasan yang berpotensi menjadi jalur pergerakan satwa liar.
Masyarakat juga diminta menghindari aktivitas seorang diri di sekitar lokasi dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri maupun satwa.
Apabila kembali melihat Harimau Sumatera atau satwa liar lainnya, warga diingatkan tidak mendekati, mengejar, mengganggu, maupun mencoba menangkap satwa tersebut.
Masyarakat diminta segera melaporkan kemunculan satwa kepada Balai KSDA Sumatera Barat atau aparat setempat, sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara keselamatan masyarakat dan perlindungan satwa liar dilindungi, sekaligus mencegah terjadinya konflik berulang antara manusia dan Harimau Sumatera di wilayah Agam. (dpg)


Komentar