Dia menerangkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menyasar generasi muda di Lubeg ini merupakan pengembangan dari hasil riset tim Dosen Poltekkes Padang sebelumnya tentang modul pencegahan seks pranikah.
"Selain itu, kegiatan ini selaras dengan program prioritas Wali Kota Padang yaitu Dubalang Nagari dan mendapat dukungan penuh daru Camat Lubeg," tukas Dewi Susanti.
Ia menambahkan, kegiatan bertema "Peningkatan Kapasitas Remaja dalam Program Generasi Berencana sebagai Upaya Pencegahan Stunting, Penyalahgunaan Narkoba, Seks Bebas, Pernikahan Dini, dan Permasalahan Kesehatan Gigi di Kecamatan Lubeg" ini juga sebagai bagian meningkatkan kapasitas remaja di kecamatan tersebut.
Edukasi ini, imbuhnya, bertujuan membekali para remaja di Kecamatan Lubeg memiliki pengetahuan dan wawasan terkait TRIAD KRR, termasuk Pencecahan Stunting dan Kesehatan gigi dan mulut.
Selain itu, lanjutnya, para remaja ini juga dapat memberikan informasi yang benar kepada kepada teman sebaya nya, karena remaja cenderung lebih percaya kepada teman sebaya untuk curhat atau menyampaikan permasalahan mereka.
"Kami sangat berharap, mereka yang ikut dalam kegiatan ini bisa menjadi role model bagi sebaya nya dan influecer kesehatan reproduksi remaja," pungkas Dewi Susanti.
Ia melanjutkan, kegiatan yang mereka adakan pada Sabtu itu akan ditutup pada 19 September 2026 mendatang. Agendanya pemilihan dan pengumuman pemenang GenRe Kecamatan Lubeg, kemudian penetapan forum GenRe kecamatan dan penandatanganan program kerja sama (MoU) dengan pihak Kecamatan Lubeg.
Sementara Sekretaris Camat Lubeg, Zulkarnaini manyampaikan menyambut baik dan berterima kasih atas kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Dosen Poltekkes Kemnkes Padang.
"Hal ini sangat bermanfaat bagi remaja di Kecamatan Lubeg, seyogyanya dengan kegiatan ini bisa menghindar para remaja tersebut dari berbagai permasalahan remaja yang cenderung mengkhawatirkan," kata Zulkarnaini. (cpt)


Komentar