Nagari Mabit Camp 2 Digelar, Bank Nagari Dorong Generasi Muda Melek Keuangan Syariah

Ekonomi- 05-09-2026 15:24
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan direksi Bank Nagari bersama peserta Nagari Mabit Camp. IST
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan direksi Bank Nagari bersama peserta Nagari Mabit Camp. IST

.

Kegiatan tersebut kemudian dipadukan dengan pembinaan keagamaan melalui konsep malam bina iman dan takwa atau mabit. Para peserta mengikuti salat berjamaah, qiyamul lail, serta tausiyah subuh. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan antara kecakapan intelektual, kemampuan sosial, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Pemilihan masjid sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari konsep pembinaan yang ingin dibangun. Peserta tidak hanya mendapatkan materi di dalam ruang kelas, tetapi juga diajak merasakan suasana pembinaan generasi muda di lingkungan masjid.

Sementara itu, kegiatan outbound dengan konsep low impact menjadi sarana bagi peserta untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif, membangun kerja sama tim, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi. Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong untuk tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga aktif berinteraksi, bekerja sama, dan menyelesaikan berbagai tantangan secara bersama-sama.

Berbagai materi dan pembinaan dalam Nagari Mabit Camp 2 disampaikan oleh narasumber yang berasal dari sejumlah lembaga dan pemangku kepentingan terkait. Narasumber berasal dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Sumatera Barat, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sumatera Barat, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, serta narasumber internal Bank Nagari.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi pelaksanaan Nagari Mabit Camp yang kembali digelar untuk kedua kalinya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pembekalan yang cukup lengkap kepada generasi muda karena tidak hanya berbicara mengenai aspek keagamaan, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan dan perbankan syariah.

"Ini sesuatu yang luar biasa. Banyak hal yang ingin dihadirkan kepada adik-adik kita, siswa-siswi yang ada di Sumatera Barat," ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, literasi keuangan dan pemahaman mengenai perbankan syariah merupakan pengetahuan yang penting untuk dimiliki generasi muda. Pemahaman tersebut akan menjadi bekal ketika mereka mulai memasuki kehidupan yang lebih mandiri dan harus mengambil berbagai keputusan terkait pengelolaan keuangannext

Komentar