.
Sementara itu, Ketua LLDIKTI Wilayah X diwakili Rahmi SE. MSi menyampaikan, perguruan tinggi tidak lagi hanya menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan akademik.
"Perguruan tinggi dituntut menghasilkan sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat," katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, jelas Rahmi, pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terus mendorong transformasi pendidikan tinggi melalui semangat Diktisaintek Berdampak.
Ia juga menyampaikan tiga pesan kepada para wisudawan Universitas Bung Hatta kali ini.
Pertama, sebutnya, jagalah integritas. Keahlian dapat membawa Saudara mendapatkan pekerjaan, tetapi integritas akan menentukan apakah Saudara layak dipercaya.
"Jadilah lulusan yang jujur, bertanggung jawab, dan berani mengambil keputusan yang benar," ujarnya.
Kedua, teruslah meningkatkan kompetensi. Jangan merasa cukup hanya karena telah memiliki gelar akademik. Teruslah belajar, tingkatkan keterampilan digital, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.
"Ketiga, jadilah manusia yang bermanfaat. Keberhasilan bukan hanya tentang jabatan, penghasilan, atau pencapaian pribadi. Keberhasilan juga terlihat dari seberapa besar kontribusi Saudara bagi keluarga, dunia kerja, daerah, dan bangsa," tuturnya.
Ia juga menekankan, gelar akademik merupakan kebanggaan, tetapi karakter dan kontribusi adalah hal yang membuat kebanggaan itu bermakna.
Sedangkan, Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof Ganefri Ph.D mengatakan, untuk saat ukuran perguruan tinggi swasta terbaik baik dari sisi sumber dayanya, alumninya juga termanfaakan di berbagai sektor seperti industri, jasa dan lainnya.
"Jadi saya berkeyakinan para lulusan Universitas Bung Hatta ini dididik oleh kampusnya dengan skill dan sumber daya yang mumpuni," kata Ganefri.
Ia juga menegaskan, para lulusan yang dilahirkan Universitas Bung Hatta saat ini sudah disiapkan untuk menghadapi perkembangan zaman, terlebih dari sisi teknologi informasi.
Ia menegaskan, sudah jadi tuntutan, agar para lulusan dan juga bagi yang masih berstatus mahasiswa sudah harus menguasai teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence / AI)
Sekarang saya kira tidak adalagi mahasiswa yang tidak menggunakan teknologi Kecerdasan buatan itu. Tapi teknologi ini harus dikelola dengan baik, makanya mahasiswa Universitas Bung Hatta harus kuasai AI ini," pungkas Ganefri. (cpt)


Komentar