Padang, Arunala.com - Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar terus mengoptimalkan langkah-langkah preemtif dan preventif guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Sumbar.
Berdasarkan data Anev harian per Selasa (27/10/2026), jajaran kepolisian mencatat adanya peningkatan signifikan pada kegiatan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat sebesar 31 persen dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno menjelaskan, peningkatan kegiatan preemtif ini mencakup berbagai langkah edukatif langsung kepada masyarakat
Ini mulai dari penyuluhan tertib berlalu lintas bagi pelajar, dialog keselamatan dengan pengemudi ojek online, kurir, hingga kampanye masif penggunaan helm SNI dan sabuk pengaman. Total kegiatan preemtif tercatat mencapai 2.977 kegiatan.
"Kami terus menggencarkan langkah-langkah preemtif dan preventif di lapangan agar kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat," ujar Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno di Padang.
Keselamatan di jalan raya, sebutnya, adalah kebutuhan utama, dan pencegahan melalui edukasi menjadi prioritas kami dalam Operasi Patuh Singgalang 2026 ini.
Kendati kegiatan edukasi dan pengaturan arus lalu lintas terus digenjot, Dirlantas juga menyoroti pentingnya kewaspadaan bersama di jalan raya.
Berdasarkan data evaluasi harian, dinamika kecelakaan lalu lintas masih memerlukan perhatian serius, di mana kendaraan yang terlibat didominasi oleh sepeda motor.
Oleh karena itu, penegakan hukum secara humanis namun tegas tetap berjalan melalui pemanfaatan sistem ETLE (Statis dan Mobile) serta penindakan selektif prioritas.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan, keberhasilan Operasi Patuh Singgalang ini sangat memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakatnext


Komentar