303 Guru Honorer di Pariaman Ikuti Ujian PPPK

Metro- 07-12-2021 13:38
Kepala Dikpora Kota Pariaman, Kanderi bersama tim serta pengawas tinjuan ujian seleksi PPPK, Selasa siang (7/12). (Dok : Istimewa)
Kepala Dikpora Kota Pariaman, Kanderi bersama tim serta pengawas tinjuan ujian seleksi PPPK, Selasa siang (7/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Sebanyak 303 orang guru honorer mulai dari PAUD, SD, SMP sampai SMA di Kota Pariaman ikuti ujian seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang diadakan pemko setempat.

Ujian ini dilakukan selama tiga hari yang dimulai Selasa-Kamis (7-9/12) itu diuntukkan jabatan fungsional guru tahap II.

"Untuk hari ini (Selasa, red), ada 43 orang guru honorer mengikuti ujian seleksi pengadaan PPPK ini dari total sebanyak 303 orang yang telah terdaftar untuk mengikuti ujian ini," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Kanderi ketika meninjau pelaksanaan ujian PPPK di SMAN 1 Pariaman, Selasa (7/12).

Baca Juga

Panitia menyediakan dua laboratorium komputer yang ada di SMAN 1 Pariaman, dengan Pelaksanaan ujian dibagi 2 shift, dimana untuk Sesi pertama, dimulai dari jam 7 sampai 10.50 dan Sesi kedua, dimulai pada jam 13 sampai 16.50.

"Peserta ujian seleksi PPPK ini, diikuti seluruh guru honorer, mulai dari PAUD, SD, SMP sampai SMA, yang terdaftar di Dapodik (Data pokok pendidikan), kemudian ada juga beberapa peserta yang lulusan tamatan pendidikan Guru atau lulusan prosesi guru," ungkapnya.

Ujian seleksi pengadaan PPPK untuk fungsional guru ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari, dimulai hari ini sampai 10 Desember 2021 mendatang, dengan jumlah peserta mencapai 303 orang.

"Untuk usia peserta maksimal berusia 59 tahun, dan minimal berumur 22 tahun, dengan ketentuan, bagi guru honorer diumur 50 tahun keatas, mendapatkan afirmasi soal sebesar 50 persen, yang berumur 35 tahun keatas sampai 49 tahun, mendapatkan afirmasi soal 10 persen, dan 35 tahun kebawah baru nilai murni," tukasnya mengakhiri.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pariaman, Irmadawani menjelaskan sebelum memasuki ruang ujian, peserta tidak diizinkan untuk membawa handphone, tas dan barang lainya ke tempat ujian.

"Hal itu dilakukan agar peserta fokus untuk mengikuti ujian seleksi dan menghindari kecurangan," ulasnya.

Irmadawani menambahkan, ujian seleksi PPPK yang lakukan hari itu adalah untuk tahap II, dimana pada tahap I sudah dilakukan pada 14 September lalu, dimana formasi penerimaan untuk SD, guru Agama Islam 14 orang, dan yang telah lulus tahap I itu lima orang.

Formasi Guru Kelas, ada 41 orang, yang lulus tahap I, 14 orang, Formasi Guru PJOK, 10 orang, lulus tahap 1, 4 orang, sehingga dari 65 formasi guru SD, lulus di tahap 1 sebanyak 23 orang, sehingga tahap II ini kita membutuhkan 42 orang lagi.

Sementara untuk formasi penerimaan SMP, belum ada yang lulus tahap I, dimana pada ujian seleksi tahap II ini, Formasi guru PPKN 2 orang, Formasi guru Seni Budaya 4 orang, Formasi guru TIK 13 orang dan Formasi guru BK 3 orang, total ada 23 guru SMP yang akan kita terima, terangnya.

"Penerimaan PPPK ini nantinya akan menjawab kekurangan guru yang ada di Kota Pariaman, sehingga kekosongan guru yang ada selama ini, dapat diisi oleh PPPK yang lulus seleksi hari ini," tuturnya.

Komentar