Kader PKK Padangpariaman Giatkan Program Pro Sehat

Metro- 08-02-2022 14:47
Ketua TP-PKK Kabupaten Padangpariaman, Ny Yusrita Suhatri Bur bersama kader yang ikuti acara PKK Pusat secara virtual, Selasa (8/2). (Dok : Istimewa)
Ketua TP-PKK Kabupaten Padangpariaman, Ny Yusrita Suhatri Bur bersama kader yang ikuti acara PKK Pusat secara virtual, Selasa (8/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunal -- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Padangpariaman, Ny Yusrita Suhatri Bur menghadiri kegiatan pembekalan, dan apresiasi kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19 di Sekretariat TP-PKK Pusat secara virtual, Selasa, (8/2).

Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pencegahan Covid 19 serta mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 untuk mewujudkan Herd Imunity masyarakat Indonesia (Duta Perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Baca Juga

Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada kader TP PKK yang telah bergabung menjadi Duta Perubahan Perilaku.

"Keluarga besar Satgas penanganan Covid-19 menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada yang telah dengan tulus bergabung dengan duta perubahan perilaku dalam rangka menjalankan tugas kemanusiaan. Tapi yakin dan optimis, kita sebagai bangsa yang besar bisa mengendalikan Covid-19," ujarnya.

Bergabungnya kader PKK sebagai duta perubahan perilaku, lanjut Suharyanto, diharapkan dapat merubah status kesehatan masyarakat serta memperkuat pos desa dan kelurahan yang saat ini sudah terlibat di seluruh wilayah di Indonesia, khususnya dalam fungsi pencegahan dan pembinaan.

Senada dengan itu, Ketua Bidang IV TP PKK Pusat, Safriati Syafrizal mengatakan pembekalan ini diikuti oleh 12.470 kader Tim TP-PKK dari kabupaten kota seluruh Indonesia dan diprioritaskan untuk para kader PKK yang berada di daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

"Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada kader tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat untuk kemudian disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19 dan percepatan vaksinasi," ujarnya.

Keberlanjutan kegiatan ini, sambung Safriati, tergantung pada tingkat partisipasi Kader PKK.

Ia berharap, Kader PKK yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan dapat melaksanakan tugas dan berkontribusi secara berkesinambungan. (*)

Komentar