DPPKB Optimalkan Peranan Kampung KB

Metro- 28-05-2022 08:09
Ketua TP PKK Padangpariaman, Yusrita Suhatri Bur saat berikan arahan menyangkut Kampung KB di Kelompok Nyarai Indah Kencana, Jumat (27/5). (Dok : Istimewa)
Ketua TP PKK Padangpariaman, Yusrita Suhatri Bur saat berikan arahan menyangkut Kampung KB di Kelompok Nyarai Indah Kencana, Jumat (27/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Peranan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) di Kabupaten Padangpariaman terus dioptimalkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) kabupaten setempat.

Sejauh ini, dinas terkait sudah memfasilitasi dan melakukan pembinaan secara rutin terhadap 22 kelompok Kampung KB yang ada di Padangpariaman ini.

Ketua TP PKK Padangpariaman, Yusrita Suhatri Bur menyebutkan tujuan dibentuknya Kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung melalui program Kependudukan, Keluarga Berkualitas dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Baca Juga

"Kampung KB berkontribusi dalam penurunan stunting, penurunan AKI dan AKB, meningkatkan kesertaan ber-KB dan menurunkan angka kemiskinan," kata Yusrita saat berikan arahan dalam kegiatan pembinaan Kampung KB Kelompok Nyarai Indah Kencana, Korong Gamatan, Nagari Salibutan Kecamatan Lubuk Alung, di ruang belajar TK PAUD Pawaz Tamir, Jumat (27/5).

Yusrita juga menjelaskan dalam upaya pemenuhan gizi diharapkan seluruh kelompok binaan Kampung KB memiliki kemampuan dalam pemenuhan gizi anak sehingga dapat terbebas dari risiko stunting.

Dia menekankan, agar masyarakat terutama ibu-ibu untuk budayakan goro bersama guna menjaga kebersihan lingkungan.

"Untuk bersih dan sehat itu tidak harus menunggu kaya, mari biasakan membersihkan lingkungan rumah dan budayakan goro warga," terangnya.

Kemudian Yusrita juga menyampaikan agar setiap orang tua memperhatikan pola makan dan hidup bersih dalam menghadirkan kesehatan bagi anak.

"Ibunya sehat anaknya juga sehat, makanya kita mengupayakan untuk menurunkan bahkan me nol kan angka kematian ibu dan bayi," tegasnya.

Sekretaris DPPKB Padangpariaman, Sri Nelis, didampingi Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan Elni Sari, menyampaikan pihaknya akan selalu siap untuk melakukan pembinaan.

"DPPKB siap berikan pembinaan kepada kelompok Kampung KB dan keluarga kecil lainnya dalam upaya penurunan stunting ini," katanya.

Dia juga menyarankan untuk terus berupaya menghadirkan kesehatan di masing-masing keluarga. Dan berharap melalui pembinaan ini akan ada kreatifitas ibu-ibu dalam membiasakan pola hidup sehat dengan senantiasa memperhatikan pola asuh dan pola makan anak dan keluarga.

"Jangan lupa menghadirkan kesehatan dalam keluarga, perhatikan pola asuh dan pola makannya, mari terapkan Dapur Sehat Anti Stunting (Dashat) di rumah tangga masing-masing," ajak Sri Nelis.

Adapun sasaran pembinaan adalah calon pengantin, para ibu hamil dan ibu menyusui yang beresiko stunting. Ikut hadir dalam pertemuan ini Dafid Arqa, Kepala Sub Koordinator ADK BKKBN Sumatera Barat, Kasi Pemerintahan Kecamatan Lubuk Alung Nurbibah, Wali Nagari Salibutan Jahidir, dan Petugas Gizi Puskesmas Sikabu Lubuk Alung.

Sebelumnya, pembinaan yang serupa juga telah dilaksanakan di dua kelompok Kampung KB lainya. Yaitu, Kampung KB Pandan Puti Kencana Nagari Koto Tinggi kecamatan Enam Lingkung dan Kampung KB Tato Saiyo Nagari Toboh Gadang Barat Kecamatan Sintoga.

Komentar