503 CJH Asal Padang Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Metro- 03-06-2022 17:38
Siap Berangkat : Rombongan CJH Kota Padang saat memasuki Asrama Haji Tabing, rombongan ini akan diterbangkan menuju Madinah, Sabtu (4/6). (Foto : Derizon)
Siap Berangkat : Rombongan CJH Kota Padang saat memasuki Asrama Haji Tabing, rombongan ini akan diterbangkan menuju Madinah, Sabtu (4/6). (Foto : Derizon)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Sebanyak 503 orang calon jamaah haji (CJH) asal Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) gagal berangkat menunaikan ibadah Haji ke Tanah Suci Mekkah.

"Secara keseluruhan, di Kota Padang ada 1.038 orang yang mendaftar untuk Haji tahun 2022 ini, namun nyatanya terdapat 503 orang diantaranya tidak bisa berangkat menuaikan ibadah Haji," kata Kasi Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Kota Padang," Hendri Yazid kepada Arunala.com di Padang, Jumat siang (3/6).

Menurut dia, batal berangkatnya setengah dari jumlah total CJH Kota Padang yang ada sekarang, dikarenakan terkena aturan yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi menyangkut batas usia CJH tidak boleh di atas 65 tahun, beberapa faktor lainnya.

Baca Juga

"Sesuai dengan prosedur serta keputusan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan pemerintah Arab Saudi soal keberangkatan jamaah haji yakni usia 65 tahun serta soal kesehatan serta pembatasan dalam pemberangkatan," ungkap dia lagi.

Hendri Yazid menjelaskan, aturan yang diterapkan pemerintah Arab Suadi dalam pemberangkatan CJH kali ini sangat ketat, sehingga ini menjadikan kuota CJH untuk Kota Padang berkurang.

"Untuk yang belum bisa berangkat, mohon bersabar, karena ini ketentuan dari Arab Saudi," imbuh Hendri Yazid.

Sebaliknya, bagi CJH asal Kota Padang yang bakal berangkat Haji, terang Hendri Yazid, berjumlah 389 orang serta ditambah 4 orang petugas Haji.

"Rombongan ini sudah masuk ke Asrama Haji Embarkasi Padang di Tabing, dan mereka tergabung dalam kloter I. Sekarang ini mereka melakukan pemeriksaan Paspor, pemeriksaan kesehatan dan lain sebelum berangkat ke Madinah," ujar Hendri Yazid lagi.

"Para CJH asal Kota Padang itu rencananya akan diterbangkan ke Madinah pada Sabtu besok (4/6) sekira pukul 13.50 WIB, rombongan ini berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Ketaping, Kabupaten Padangpariaman," jelasnya.

Sementara itu, petugas penerimaan jamaah yang dipimpin H Zulfauzi di aula Utama Asrama Haji Embarkasi Padang menyebutkan, jamaah diberi pengarahan dan kegiatan apa yang dilaksanakan jamaah selama diinapkan di Asrama Haji.

Dalam kesempatan ini jamaah menerima gelang identitas sebagai identitas jemaah mulai dari berangkat hingga ke Tanah Suci. Pemasangan gelang dibantu oleh petugas.

Jamaah juga diberikan Nomor manifest sebagai nomor tempat duduk selama di Asrama dan pesawat termasuk untuk tas selempang.

"Jamaah juga diberikan uang living cost sebagai uang belanja untuk jemaah selama berada di Tanah Suci. Living cost diserahkan dalam mata uang Riyal sebesar 1.500 atau sekitar Rp6 juta," ungkap dia.

Komentar