Hidayah Satati Mandiri Siap jadi "Bakul" Produk Koperasi di Sumbar

Metro- 18-07-2022 21:30
Anggota DPRD Sumbar, Hidayat saat berikan sosialisasi Perda Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi, dan Usaha Kecil kepada anggota Koperasi Hidayah Satati Mandiri di Padang, Senin (18/7). (Foto : Arzil)
Anggota DPRD Sumbar, Hidayat saat berikan sosialisasi Perda Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi, dan Usaha Kecil kepada anggota Koperasi Hidayah Satati Mandiri di Padang, Senin (18/7). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Menyambut Hari Koperasi ke 75 tahun, sebuah koperasi baru bernama Hidayah Satati Mandiri didirikan di Kota Padang.

Badan usaha yang berada di Jalan Batang Naras, Alai Parak Kopi tersebut, langsung diresmikan Kepala Dinas Koperasi Sumbar, Nazwir dan juga anggota DPRD Sumbar, Hidayat, Senin (18/7).

Kepala Dinas Koperasi Sumbar, Nazwir menyebutkan bakal menjadikan Koperasi Hidayah Satati Mandiri ini sebagai "bakul" atau pengumpulan produk dari berbagai pelaku koperasi yang ada di Sumbar.

Baca Juga

"Kami di dinas berencana akan menjadikan Koperasi Hidayah Satati Mandiri menjadi wadah atau tempat bagi koperasi yang di Sumbar. Sebab koperasi ini akan menjadi tempat berkumpulnya berbagai macam produk koperasi, untuk kemudian dipasarkan melalui Koperasi Hidayah Satati Mandiri ini," kata Nazwir kepada wartawan sesuai peresmian.

Dalam perjalanannya, sebut Nazwir, dinas nantinya bakal membantu koperasi ini dengan subsidi ongkir (ongkos kirim). Mengingat dari analisa dinas, kebanyakan pelaku koperasi banyak yang terkendala soal ongkos kirim dari produk yang mereka buat.

"Jadi, dengan subsidi ongkir ini, setidaknya bisa mengurangi beban biaya yang dikeluarkan pelaku koperasi ketika mengumpulkan produknya di Koperasi Hidayah Satati Mandiri ini," jelas Nazwir.

Sementara, Anggota DPRD Sumbar, Hidayat yang hadir saat peresmian Koperasi Hidayah Satati Mandiri itu menyebutkan, kehadiran Koperasi Hidayah Satati Mandiri ini bisa berkembang dengan baik.

"Sesuai dengan harapan yang tersirat dalam nama koperasi ini, yakni Hidayah berarti petunjuk, sementara Satati Mandiri maknanya adalah Satu Atap, Satu Hati, Menuju Kemandirian," ucap Hidayat.

Hidayat yang juga pembina dari Koperasi Hidayah Satati Mandiri ini menjelaskan, program yang akan dijalankan koperasi itu diantaranya pembiayaan untuk barang produksi usaha.

"Melalui program ini, anggota koperasi yang membutuhkan bantuan membeli barang untuk mendukung kebutuhan produksi akan bisa dibantu, dan program ini dijalankan tanpa bunga," kata Hidayat lagi.

Dia berharap, melalui koperasi ini, masyarakat khususnya yang tergabung sebagai anggota bisa terbebas dari pinjaman berbunga besar dari rentenir.

Ia menyatakan juga siap memperjuangkan ke Dinas Koperasi program-program yang dibutuhkan Koperasi Hidayah Satati Mandiri. Agar setiap anggota koperasi sukses dalam berwirausaha.

Di sisi lain, Hidayat juga mengedukasi para anggota Koperasi Hidayah Satati Mandiri menyangkut Perda Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi, dan Usaha Kecil.

Komentar